SENGETI – Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan gedung workshop yang dibangun di atas lahan bekas pasar di Kumpeh Ulu, pada Rabu (3/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses konstruksi berjalan sesuai rencana, aman, dan tepat fungsi saat nanti diserahkan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh PLT. Kadis PUPR Kabupaten Muaro Jambi, Taupik, serta Kadis Kominfo, Faisal Harahap. Pembangunan workshop ini dirancang untuk memiliki dua fungsi utama: sebagai pusat peminjaman alat pertanian dan perbengkelan untuk perawatan alat mekanis pertanian.
“Harapan kami, pembangunan gedung workshop ini dapat segera selesai dan difungsikan sebagaimana mestinya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Bambang Bayu Suseno.
Menguatkan Ekonomi Pertanian Lokal
Proyek pembangunan workshop ini adalah bagian dari program BERBAKTI 2025–2030, yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk memperkuat ketahanan dan produktivitas sektor pertanian di daerah. Fasilitas peminjaman alat bertujuan untuk mengurangi biaya produksi bagi petani kecil serta meningkatkan akses mereka terhadap mesin pertanian yang selama ini sulit dijangkau.
Selain peminjaman, keberadaan perbengkelan juga diharapkan dapat memperpanjang umur alat pertanian, mengurangi waktu henti (downtime), serta menciptakan keterampilan teknis bagi tenaga kerja lokal. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas panen dan meningkatkan pendapatan keluarga petani.
Target dan Manfaat Proyek
-
Mempercepat penyediaan layanan peminjaman alat pertanian untuk kelompok tani di tingkat kecamatan.
-
Menyediakan layanan perbengkelan dan suku cadang sederhana, yang akan memudahkan petani dalam merawat alat-alat pertanian.
-
Mendorong transfer keterampilan mekanik pertanian untuk tenaga kerja lokal, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas kerja dan produktivitas sektor pertanian.
Pejabat terkait mengungkapkan bahwa pembangunan gedung workshop ini sedang berjalan sesuai jadwal. Pemerintah daerah akan terus memantau mutu konstruksi dan memastikan bahwa fasilitas pendukung seperti akses jalan, drainase, serta keamanan lokasi terpenuhi sebelum fasilitas tersebut diserahkan kepada masyarakat untuk digunakan.

