Jakarta — Manchester United memastikan diri kembali tampil di Liga Champions musim 2026/2027 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool di Premier League.
Kepastian itu didapat usai laga matchday ke-35 yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (3/5).
Man United tampil meyakinkan di babak pertama dengan keunggulan 2-0. Gol pembuka dicetak pada menit keenam lewat sepakan kaki kiri Matheus Cunha.
Delapan menit kemudian, keunggulan bertambah menjadi 2-0 melalui gol unik Benjamin Sesko. Gol tersebut bermula dari kegagalan kiper Liverpool Freddie Woodman dalam mengantisipasi sundulan Bruno Fernandes, sehingga bola justru membentur tubuh Sesko dan masuk ke gawang.
Namun, keunggulan tersebut membuat Man United lengah. Mereka kebobolan dua gol dalam 11 menit akibat kesalahan sendiri.
Liverpool memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-47 melalui gol Dominik Szoboszlai setelah kesalahan operan Amad Diallo dimanfaatkan menjadi serangan balik.
Pada menit ke-56, The Reds menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Cody Gakpo. Kesalahan kali ini datang dari kiper Senne Lammens saat membangun serangan dari belakang.
Gol penentu kemenangan akhirnya dicetak Kobbie Mainoo pada menit ke-77. Gol tersebut sekaligus memastikan Setan Merah mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Kebangkitan MU dari Musim Sulit
Musim ini menjadi titik balik bagi Manchester United setelah sempat terpuruk pada musim sebelumnya. Pada musim 2024/2025, MU bahkan pernah berada di peringkat ke-16, posisi terburuk mereka dalam sejarah Premier League, dan hanya berjarak 14 poin dari zona degradasi.
Di bawah arahan Ruben Amorim, klub melakukan perombakan besar dalam skuad. Nama-nama seperti Marcus Rashford dan Andre Onana tidak masuk dalam rencana tim musim ini.
Manajemen kemudian mendatangkan sejumlah pemain baru, di antaranya Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, Senne Lammens, dan Benjamin Sesko.
Perubahan besar juga terjadi di kursi pelatih. Pergantian dari Amorim ke Michael Carrick pada Januari lalu membawa dampak signifikan.
Bersama Carrick, performa tim meningkat pesat. Bruno Fernandes tampil lebih kreatif dalam membangun serangan, sementara secara keseluruhan MU mencatat sembilan kemenangan dari 14 pertandingan Premier League.
Hasil tersebut mengantar Manchester United kembali ke Liga Champions setelah absen selama dua musim.

