Jakarta — Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, menilai kemenangan 2-0 atas Malaysia pada semifinal Piala AFF 2026 merupakan hasil kerja keras para pemainnya.

Vietnam meraih kemenangan di kandang Malaysia. Dua gol Vietnam tercipta pada menit-menit akhir masing-masing babak.

Gol pertama dicetak Rafaelson alias Nguyen Xuan Son melalui sundulan pada detik-detik akhir babak pertama.

Sementara itu, gol kedua Vietnam berasal dari gol bunuh diri Faris Danish lima menit sebelum waktu normal babak kedua berakhir.

Meski menang dengan skor 2-0, Kim Sang Sik mengakui pertandingan tersebut tidak mudah bagi Vietnam. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut kondisi lapangan dan situasi stadion menjadi tantangan bagi timnya.

“Ini adalah pertandingan yang sangat sulit dan menantang bagi kami sebelum akhirnya kami meraih kemenangan 2-0. Kami menghargai kerja keras para pemain dan suporter Vietnam yang datang menonton pertandingan di stadion malam ini,” kata Kim Sang Sik dalam konferensi pers setelah pertandingan.

“Hasil 2-0 bagus, tetapi tidak mudah untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan situasi di stadion,” ucapnya dilansir dari Berita Harian.

Vietnam Kesulitan Beradaptasi

Kim Sang Sik mengakui timnya menghadapi kendala dari sisi taktik selama pertandingan melawan Malaysia.

Selain persoalan taktik, kondisi lapangan juga menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi Vietnam. Kondisi tersebut sebelumnya telah dikeluhkan para pemain ketika menjalani latihan.

Meski demikian, Vietnam mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan membawa pulang kemenangan 2-0 dari markas Malaysia.

Hasil tersebut menjadi modal bagi Vietnam untuk menghadapi leg kedua semifinal Piala AFF 2026.

Kim Sang Sik Ingin Vietnam Kembali Menang

Setelah memiliki keunggulan dua gol, Kim Sang Sik tidak ingin timnya terlena.

Vietnam akan menjamu Malaysia pada leg kedua semifinal Piala AFF 2026 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8).

Kim Sang Sik menargetkan hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya, sekaligus menyadari masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki.

“Kami mengalami kesulitan dari soal taktik, tetapi kami ingin meraih hasil lebih baik di laga berikutnya,” ujar Sang Sik.

Kemenangan 2-0 membuat Vietnam memiliki keunggulan dua gol sebelum leg kedua semifinal. Namun, Kim Sang Sik tetap menaruh perhatian pada evaluasi tim, terutama setelah menghadapi sejumlah kendala pada pertandingan pertama.