GAZA — Di tengah situasi perang, sebuah tenda bermain di Gaza menjadi tempat anak-anak menikmati waktu dengan berbagai aktivitas hiburan, mulai dari bermain trampolin, gim realitas virtual hingga melukis wajah.
Tenda bermain bernama Jump City tersebut menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk bermain di tengah kondisi Gaza yang dilanda perang.
Pemilik Jump City, Mahmoud Khalil Shaheen, mengatakan kehadiran tenda bermain itu menjadi salah satu sarana hiburan bagi anak-anak.
Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari sekitar lokasi. Menurut Shaheen, anak-anak dan keluarga juga berdatangan dari Khan Younis, Deir Al Balah hingga Al Nuseirat.
Di dalam tenda, anak-anak dapat menikmati sejumlah permainan dan aktivitas yang tersedia. Trampolin menjadi salah satu wahana yang dapat dimainkan.
Tenda tersebut juga menyediakan gim realitas virtual yang menawarkan pengalaman berbeda bagi anak-anak.
Aktivitas lainnya adalah melukis wajah yang ikut menjadi bagian dari hiburan di Jump City.
Untuk menikmati fasilitas tersebut, Jump City mematok tarif sebesar 5 shekel atau setara Rp29 ribu.
Namun, biaya masuk tidak menjadi penghalang bagi anak-anak dari keluarga yang tidak mampu membayar.
Jump City memperbolehkan mereka masuk secara gratis sehingga tetap dapat menikmati fasilitas permainan yang tersedia.
Kehadiran tenda bermain tersebut menjadi salah satu ruang hiburan bagi anak-anak Gaza di tengah perang yang masih berlangsung.

