JAKARTA — Chery Automobile merombak pembagian tugas jajaran eksekutif untuk memperkuat penerapan strategi Globalisasi 3.0. Dalam perubahan tersebut, merek utama Chery dimasukkan ke dalam sistem pasar global, sedangkan Jetour diarahkan untuk berkembang ke segmen lebih tinggi dengan fokus sebagai merek off-road.
Perubahan pembagian tugas itu diumumkan Chery Automobile pada 7 Oktober 2026. Perusahaan menyebut penataan tersebut dilakukan untuk mendorong penerapan Globalisasi 3.0 sekaligus memperkuat integrasi operasional domestik dan internasional.
Zhang Guibing Pegang Merek Chery
Executive Vice President Chery Automobile Zhang Guibing kini langsung membawahi Grup Bisnis Domestik merek Chery.
Selain itu, Zhang juga bertanggung jawab atas Pusat Desain Global, Pusat SDM Global, Pusat Hukum Global, Divisi Ekosistem Suku Cadang Global, serta perusahaan robotik Anhui Mojia Zhichuang Robot Technology.
Zhang juga tetap merangkap sejumlah jabatan. Ia menjabat General Manager Grup Bisnis Internasional, Ketua Komite Manajemen Pasar dan Pemasaran, Wakil Ketua Eksekutif Komite Keselamatan dan Lingkungan, serta Ketua Komite Manajemen Perubahan Proses.
Menurut laporan IT Home yang dikutip sejumlah media otomotif, Zhang memiliki pengalaman panjang menangani pasar luar negeri dan ikut membangun sistem bisnis internasional Chery yang mencakup riset dan pengembangan, produksi, serta layanan.
Penataan tersebut menempatkan merek utama Chery dalam satu sistem pasar global. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengintegrasikan kegiatan bisnis domestik dan internasional.
Jetour Didorong Naik Kelas
Sementara itu, Executive Vice President Li Xueyong ditugaskan membawahi Divisi Merek Jetour.
Dalam pengumuman tersebut, Li ditugaskan untuk mendorong pengembangan Jetour ke segmen high-end sekaligus membangun merek off-road yang lebih kompetitif secara global.
Li juga membawahi departemen humas korporat dan menjadi Wakil Ketua Eksekutif Komite Manajemen Pasar dan Pemasaran. Ia bertugas mendukung pemasaran domestik untuk strategi Globalisasi 3.0 serta membangun citra merek korporat Chery secara global.
Jetour sebelumnya dikenal sebagai merek yang dikembangkan Chery untuk kendaraan bertema perjalanan dan menyasar pasar domestik maupun internasional. Merek tersebut kemudian berkembang di sejumlah pasar luar negeri, termasuk Timur Tengah.
Chery sendiri telah memiliki merek Exeed yang menyasar segmen mewah. Dengan arah baru Jetour, perusahaan berpotensi memiliki pembagian posisi yang lebih spesifik, yakni Exeed untuk segmen mewah konvensional dan Jetour dengan fokus kendaraan off-road.
Jetour juga telah bergerak ke segmen yang lebih tinggi melalui SUV plug-in hybrid G700.
Jetour di Pasar Indonesia
Di Indonesia, Jetour dipasarkan oleh PT Jetour Sales Indonesia.
Pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Jetour memajang empat SUV, yakni Dashing, X70 Plus, seri T1, dan seri T2, termasuk varian PHEV T2 i-DM yang diluncurkan di pameran tersebut.
Seri T2 diposisikan sebagai Rugged Adventure SUV, sedangkan seri T1 disebut sebagai Urban Adventure SUV.
Secara global, jajaran Jetour juga mencakup T1, T2, T2 i-DM, Dashing, X70 Plus, X70, dan X90 Plus.
Arah baru yang diberikan kepada Jetour menunjukkan upaya Chery memperkuat karakter merek tersebut sebagai kendaraan yang berkaitan dengan aktivitas petualangan dan off-road, sekaligus mendorongnya ke segmen pasar yang lebih tinggi.
Bagian dari Strategi Globalisasi 3.0
Chery menyatakan penataan pembagian tugas tersebut bertujuan memasukkan merek utama ke dalam sistem pasar global sekaligus memperkuat merek-merek khas yang dimilikinya.
Perusahaan juga ingin membangun sistem operasional yang lebih terintegrasi antara pasar domestik dan internasional sebagai bagian dari strategi Globalisasi 3.0.
Dengan perubahan tersebut, ada dua fokus utama yang terlihat dari struktur baru Chery. Pertama, merek utama Chery diarahkan untuk semakin terintegrasi dengan sistem pasar global. Kedua, Jetour mendapat mandat khusus untuk memperkuat posisi di segmen high-end dan kendaraan off-road.
Perubahan pembagian tugas ini menjadi bagian dari langkah Chery untuk memperkuat struktur organisasi sejalan dengan ekspansi bisnisnya di pasar internasional.

