Muaro Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar kegiatan penanaman pohon secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Kegiatan ini dihadiri Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si bersama Gubernur Jambi H. Al Haris, serta Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Nur Adi Wardoyo.
Sebanyak 201.274 batang pohon ditanam secara serentak di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Penanaman tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari kelompok masyarakat hingga pemegang izin usaha kehutanan.
Rinciannya, sebanyak 188.709 batang pohon ditanam oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Perhutanan Sosial. Pemerintah daerah kabupaten berkolaborasi dengan UPTD KPHP lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Jambi menanam 3.330 batang pohon, sementara pemegang perizinan berusaha di bidang kehutanan menanam 9.235 batang pohon. Total luas area penanaman mencapai sekitar 503,2 hektare.
Kegiatan penanaman pohon berskala besar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi ke-69 tahun 2026. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di kawasan sempadan Sungai Batanghari, Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (28/01/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Adi Wardoyo menyampaikan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup atas inisiatif Gubernur Jambi dan jajaran pemerintah daerah yang menjadikan peringatan HUT Provinsi Jambi sebagai momentum gerakan penanaman pohon.
“Untuk acara menanam pohon serentak hari ini, kami mengharapkan agar kegiatan ini menjadi guliran yang berlanjut, tidak berhenti pada hari ini saja, tetapi menyebar ke seluruh penjuru Jambi. Dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan hingga ke lingkungan warga, sehingga tercipta lingkungan yang hijau, teduh, bersih, dan sehat,” ungkap Nur Adi Wardoyo.
Menurutnya, penanaman pohon memiliki banyak manfaat, di antaranya mengurangi risiko longsor dan banjir, serta menciptakan lingkungan yang ramah dan sehat bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menjelaskan bahwa Gerakan Penanaman Pohon Serentak ini merupakan upaya pemulihan area yang mengalami degradasi dan kerusakan lingkungan. Bibit yang digunakan meliputi bibit kayu-kayuan, tanaman penghasil Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti buah-buahan, serta berbagai jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS).
“Kita masih merasakan keprihatinan mendalam atas bencana banjir, erosi, tanah longsor, dan banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kejadian tersebut menjadi pelajaran penting tentang kurangnya keberadaan pohon dan ekosistem hutan yang berfungsi sebagai penyangga tata air, terutama saat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi,” ujar Al Haris.
Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dengan menjadikan Kabupaten Muaro Jambi sebagai pusat kegiatan tingkat provinsi. Ia menilai, upaya konservasi lingkungan menjadi kebutuhan mendesak seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi dan permukiman di wilayah tersebut.
“Program ini sangat selaras dengan visi Panca Cita Muaro Jambi, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan penjagaan ekosistem,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung pembangunan dan penguatan infrastruktur lingkungan di Kabupaten Muaro Jambi.

