Jakarta – Batu ginjal bukan sekadar menimbulkan nyeri hebat yang datang tiba-tiba. Kondisi ini juga berkaitan erat dengan pola makan sehari-hari. Kesalahan dalam memilih asupan dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu baru sekaligus memperburuk kondisi yang sudah ada.
Batu ginjal terbentuk ketika tubuh kelebihan mineral tertentu yang kemudian mengkristal dan mengendap di ginjal. Batu berukuran kecil umumnya dapat keluar bersama urine. Namun, ketika batu tersangkut di saluran kemih, nyeri hebat bisa terjadi.
Tak sedikit yang belum menyadari bahwa jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi sangat memengaruhi perjalanan penyakit ini. Pola makan yang kurang tepat dapat memicu pembentukan batu ginjal baru serta memperparah keluhan.
Dikutip dari laman Pristyn Care, terdapat sejumlah pantangan yang sebaiknya dipatuhi penderita batu ginjal untuk mencegah kondisi memburuk dan menekan risiko kekambuhan.
Berikut delapan pantangan makanan dan minuman bagi penderita batu ginjal yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Makanan Tinggi Oksalat
Penderita batu ginjal disarankan membatasi makanan tinggi oksalat karena senyawa ini dapat memicu pembentukan batu baru. Oksalat banyak ditemukan pada kacang tanah, kacang pohon, cokelat, bit, serta sejumlah olahan tertentu.
2. Buah Beri
Meski dikenal menyehatkan, buah beri seperti stroberi, raspberry, dan blueberry sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Kandungan oksalat yang cukup tinggi dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.
3. Protein Hewani Berlebihan
Konsumsi daging sapi, kambing, ikan, dan telur dalam jumlah berlebih perlu dihindari. Asupan protein hewani yang tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat dan kalsium dalam urine, yang berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal.
Sebagai alternatif, protein nabati dinilai lebih ramah bagi ginjal.
4. Makanan Tinggi Garam dan Gula Tambahan
Makanan olahan dengan kadar garam dan gula tambahan tinggi berpotensi memperburuk kondisi batu ginjal. Garam berlebih meningkatkan kadar kalsium dalam urine, sementara gula tambahan seperti fruktosa dapat memicu pembentukan batu baru.
5. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji sebaiknya dihindari karena umumnya tinggi garam dan rendah nutrisi. Konsumsi rutin tidak hanya memperburuk batu ginjal, tetapi juga meningkatkan risiko obesitas, hipertensi, hingga penyakit jantung.
6. Asupan Vitamin C Berlebihan
Vitamin C memang dibutuhkan tubuh, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar oksalat. Penderita batu ginjal perlu berhati-hati dalam mengonsumsi buah dan sayur tinggi vitamin C, serta menghindari suplemen tanpa rekomendasi dokter.
7. Minuman Berkafein dan Berkarbonasi
Kopi, teh, dan minuman bersoda perlu dibatasi. Jika dikonsumsi berlebihan, minuman ini berisiko menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal baru.
8. Suplemen Kalsium
Suplemen kalsium tanpa pengawasan medis dapat memperparah kondisi batu ginjal. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium, penderita dianjurkan memilih sumber alami seperti tahu, keju, atau susu kedelai dalam jumlah seimbang.
Itulah delapan pantangan yang perlu diperhatikan penderita batu ginjal. Apabila mengalami gejala atau telah terdiagnosis, segera konsultasikan dengan dokter, khususnya dokter urologi, guna mendapatkan penanganan yang tepat.

