Jakarta — Legenda Inter Milan, Giuseppe Bergomi, menyarankan Alessandro Bastoni meninggalkan Liga Italia setelah dinilai menjadi salah satu penyebab kegagalan timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026.

Timnas Italia dipastikan kembali absen dari Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kalah dari Bosnia and Herzegovina di babak playoff kualifikasi.

Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean. Namun, situasi berubah setelah Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-41 akibat pelanggaran fatal.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bosnia yang akhirnya menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-79. Laga pun berlanjut ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.

“Bagi saya, dia [Bastoni] adalah sahabat. Saya bahkan pernah bertemu dengannya di permainan bola basket dan saya sangat peduli padanya,” kata Bergomi, dikutip dari Football Italia.

Mantan pemain timnas Italia itu menilai Bastoni akan terus menjadi sorotan sepanjang sisa musim Serie A menjelang jeda kompetisi untuk Piala Dunia 2026.

Karena itu, Bergomi menyarankan Bastoni meninggalkan Inter Milan dan kompetisi Serie A pada akhir musim demi menjaga kariernya.

“Sekarang dia harus meninggalkan Italia demi kebaikannya sendiri. Kita kehilangan talenta luar biasa, salah satu bek terbaik untuk sepak bola modern.”

“Saya sangat menyesal, tetapi saya rasa demi kebaikannya sendiri, dia perlu mencari klub di luar negeri,” ujarnya.

Selain menyoroti kesalahan Bastoni, Bergomi juga mengkritik keputusan pelatih Gennaro Gattuso. Ia menilai keputusan memainkan Bastoni sebagai starter tidak tepat, mengingat sang pemain baru pulih dari cedera.

Sebelumnya, Bastoni diketahui absen dalam dua pertandingan terakhir Inter di Serie A. Namun, Gattuso tetap menurunkannya saat menghadapi Irlandia Utara dan Bosnia.

Tak hanya itu, Bergomi juga mempertanyakan keputusan menunjuk Francesco Pio Esposito sebagai eksekutor penalti pertama dalam adu penalti. Menurutnya, pemain tersebut belum siap menjalankan tugas tersebut, yang berujung pada kegagalan.