Ambon — Kebakaran melanda SD Negeri 1 Namlea yang berlokasi di Jalan Bunga Cengkeh, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku. Sebanyak sembilan ruangan dilaporkan hangus terbakar.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, usaha itu tidak berhasil karena hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar.

Saksi mata, Farist, mengaku pertama kali melihat kobaran api berasal dari ruang kepala sekolah saat melintas menggunakan sepeda motor dari arah pasar sekitar pukul 09.05 WIT.

Ia kemudian menghentikan kendaraannya, melompati pagar sekolah yang terkunci, dan mencoba memadamkan api dengan membuka kran air. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tekanan air dari selang dinilai terlalu kecil.

“Saya sempat mengambil kayu dan mematikan sekring yang terletak di samping dinding, namun tiba-tiba terjadi percikan api,” ujarnya, Jumat (3/4).

Setelah itu, Farist melaporkan kejadian tersebut ke kantor Satpol PP. Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian dari Polsek Namlea tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu kurang dari 40 menit.

Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan, menyampaikan bahwa sembilan ruangan yang terbakar meliputi ruang kepala sekolah serta delapan ruang kelas.

Sejumlah aset sekolah turut hangus dalam kejadian ini, antara lain komputer, 12 unit laptop, satu televisi, 80 tablet, serta dokumen penting seperti ijazah siswa.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena aktivitas belajar sedang libur Paskah. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan diduga akibat arus pendek listrik.

“Kebakaran SD Negeri 1 Namlea sekitar pukul 09.00 WIT, api berasal dari ruang guru, ada sembilan ruang hangus dan sejumlah fasilitas sekolah ludes,” ujar Charles.