Jakarta — Yoo Hae-jin kembali membuktikan dirinya sebagai “jaminan box office” Korea Selatan. Film drama periode terbarunya, The King’s Warden, resmi menembus angka 15 juta penonton pada Rabu (25/3), atau setelah 50 hari penayangan.

Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, sejak tayang pada 4 Februari hingga 1 April, film tersebut telah mengumpulkan 15.782.144 penonton.

Memulai karier sebagai figuran dalam film Blackjack (1997), Yoo Hae-jin kini telah mencatatkan lebih dari 170 juta tiket terjual sepanjang 30 tahun perjalanan kariernya.

The King’s Warden menjadi film kelima dalam daftar elite film yang ia bintangi dan berhasil menembus lebih dari 10 juta penonton di box office Korea.

Rekor tersebut diawali oleh The King and the Clown (2005) dengan 10.513.207 penonton, yang juga menjadi film drama sejarah pertama yang mencapai tonggak 10 juta penonton.

Kesuksesan itu kemudian disusul oleh Veteran (2015) dengan 13.414.484 penonton, A Taxi Driver (2017) yang meraih 12.189.698 penonton, serta Exhuma (2024) dengan 11.914.798 penonton.

Kini, The King’s Warden masih berpeluang mengejar rekor sepanjang masa yang dipegang The Admiral: Roaring Currents dengan 17.615.686 penonton dan Extreme Job yang mencatatkan 16.266.338 penonton.

Capaian ini sekaligus melanjutkan tren positif Yoo Hae-jin setelah sukses melalui sejumlah film seperti Confidential Assignment 2: International, The Night Owl, Exhuma, dan YADANG: The Snitch.

Dalam The King’s Warden, Yoo Hae-jin berperan sebagai Eom Heung-do, kepala desa Gwangcheongol yang berinteraksi dengan Raja Danjong (Park Ji-hoon) di pengasingan.

Meski sering dipuji sebagai “aktor bunglon” karena kemampuannya bertransformasi dalam berbagai peran, Yoo Hae-jin menilai gaya aktingnya tetap konsisten.

“Akting saya tidak berbeda, itu tetaplah Yoo Hae-jin. Fokus utama saya hanyalah menyatu dengan cerita dan menjadikan naskah itu milik saya sendiri,” ungkapnya seperti dikutip dari The Korea Times pada Maret 2026.

Dedikasi Yoo Hae-jin selama proses syuting juga mendapat pujian dari sutradara Jang Hang-jun. Ia disebut begitu mendalami perannya hingga kerap menangis, bahkan saat kamera tidak merekam atau ketika sedang dirias.

Kedekatan emosional tersebut juga terlihat dari chemistry-nya dengan Park Ji-hoon. Ia bahkan mengusulkan adegan menyentuh di bagian akhir film setelah mengamati keseharian lawan mainnya itu.

“Ji-hoon semakin membuatku terkesan saat kami banyak berbicara tentang pekerjaan dan kehidupan yang telah ia jalani,” ujar Yoo Hae-jin.

“Saat kami bertukar dialog dan tiba-tiba aku terisak dan menatapnya, dia juga berlinang air mata, dan perasaan bahwa kami berbagi emosi seperti itu sangat baik.”

Setelah The King’s Warden, Yoo Hae-jin dijadwalkan membintangi film garapan sutradara Hur Jin-ho berjudul The Assassins.

Dalam proyek tersebut, ia akan beradu akting dengan Park Hae-il dan Lee Min-ho, serta memerankan seorang inspektur polisi yang menjadi saksi pembunuhan bersejarah.