Jakarta — Sejumlah isu menjadi sorotan berita internasional pada Senin (19/10), mulai dari dugaan keterlibatan tiga perusahaan Indonesia dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang disoroti Singapura, luas kebakaran di Indonesia yang diperkirakan mencapai hampir 1,9 juta hektare, hingga polemik Israel-Palestina. Kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, ke Indonesia juga masuk dalam perhatian berita internasional.
Berikut rangkuman tiga isu internasional yang menjadi sorotan.
1. Singapura Kembali Sebut Tiga Perusahaan RI Diduga Terlibat Karhutla
Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (National Environment Agency/NEA) menyatakan tiga perusahaan asal Indonesia kembali diduga bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam pernyataan pada Senin (19/10), NEA menyebut terdapat indikasi keterlibatan ketiga perusahaan tersebut dalam karhutla di Indonesia yang asapnya berpotensi mencapai Singapura.
Tiga perusahaan yang disebut dalam pernyataan tersebut adalah PT BMJ, PT MH, dan PT BPP.
Pernyataan itu kembali menyoroti persoalan karhutla Indonesia yang berpotensi menimbulkan dampak lintas batas, terutama melalui penyebaran asap ke negara tetangga.
Namun, dugaan keterlibatan yang disampaikan NEA tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa ketiga perusahaan telah melakukan pelanggaran. Informasi lebih lanjut mengenai bukti dan tindak lanjut terhadap perusahaan-perusahaan tersebut belum tersedia dalam bahan berita.
2. Netanyahu Tanggapi Kritik Israel sebagai Penjajah Palestina
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi kritik yang menyebut Israel sebagai penjajah di wilayah Palestina.
Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama, disebut sebagai salah satu pemimpin dunia yang secara terbuka menyatakan bahwa Israel mengambil tanah Palestina.
Netanyahu kemudian membalas kecaman Obama yang menyebut Israel telah merampas hak-hak bangsa lain di Palestina.
Polemik tersebut berkaitan dengan persoalan wilayah dan hak-hak bangsa Palestina yang telah menjadi bagian dari perdebatan internasional mengenai konflik Israel-Palestina.
Bahan berita yang tersedia belum memuat waktu pernyataan Netanyahu, lokasi penyampaian, maupun kutipan lengkap dari tanggapannya. Karena itu, rincian tersebut perlu diverifikasi sebelum artikel diterbitkan.
3. Karhutla Indonesia Diperkirakan Menghanguskan Hampir 1,9 Juta Hektare
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia diperkirakan menghanguskan hampir 1,9 juta hektare wilayah sepanjang Januari hingga akhir September 2026, berdasarkan analisis citra satelit yang disebutkan dalam laporan lembaga pemantau deforestasi Nusantara Atlas.
Menurut analisis tersebut, luas wilayah yang terbakar hampir 12 kali luas Kota London, Inggris.
Pendiri Nusantara Atlas, David Gaveau, mengatakan angka itu merupakan estimasi konservatif. Luas lahan yang terbakar diperkirakan lebih besar karena kabut asap tebal menghambat pemantauan melalui satelit.
Angka tersebut menggambarkan besarnya wilayah yang terdampak karhutla selama periode pengamatan. Meski demikian, estimasi itu perlu dipahami sesuai metode pemantauan dan cakupan data yang digunakan oleh lembaga tersebut.
Karhutla menjadi salah satu persoalan lingkungan yang berdampak pada ekosistem dan kualitas udara. Penyebaran asap juga dapat melintasi batas negara, sehingga penanganannya berpotensi menjadi perhatian regional.
Sementara itu, kunjungan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres ke Indonesia turut disebut sebagai salah satu isu internasional yang menjadi sorotan pada Senin (19/10). Namun, bahan berita yang tersedia belum memuat agenda maupun rincian kunjungan tersebut.

