JAKARTA – Posisi Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United dikabarkan mulai terancam setelah timnya menelan kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions, Rabu (21/10/2026). Hasil tersebut disebut memperbesar tekanan terhadap Carrick yang dikabarkan baru membawa Setan Merah meraih dua kemenangan dalam 11 pertandingan awal musim di semua kompetisi.

Situasi di internal klub juga disebut memanas setelah Carrick menanggapi kritik Bruno Fernandes terkait strategi permainan tim. Mengutip laporan The Telegraph yang dilansir Metro, pertandingan melawan Bournemouth berpotensi menjadi penentu masa depan Carrick di Old Trafford.

Meski tekanan meningkat, Carrick masih berusaha menjaga fokus tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ia mengakui kekecewaannya atas hasil melawan Como, tetapi menegaskan persiapan tim tetap harus berjalan.

Antonio Conte Dikabarkan Masuk Kandidat Pelatih MU

Di tengah spekulasi mengenai masa depan Carrick, nama Antonio Conte muncul sebagai salah satu kandidat yang disebut tertarik menangani Manchester United.

Pelatih asal Italia tersebut dikenal pernah menangani sejumlah klub besar, termasuk Chelsea. Namun, manajemen MU dikabarkan masih memiliki keraguan untuk merekrutnya.

Laporan yang beredar menyebut petinggi klub mempertimbangkan apakah karakter kepemimpinan Conte sesuai dengan struktur organisasi dan kultur baru yang tengah dibangun di Manchester United.

Conte dikenal memiliki pendekatan kepelatihan yang menuntut disiplin tinggi. Karena itu, keputusan untuk merekrutnya diperkirakan akan mempertimbangkan kecocokan filosofi kepelatihan dengan arah pengembangan klub.

Meski namanya mencuat dalam pemberitaan, belum ada kepastian bahwa Manchester United telah mengambil keputusan untuk mengganti Carrick atau secara resmi mengajukan tawaran kepada Conte.

Julian Nagelsmann Juga Disebut dalam Bursa Kandidat

Selain Conte, nama Julian Nagelsmann turut dikaitkan dengan kursi kepelatihan Manchester United.

Pelatih asal Jerman tersebut disebut berpotensi menjadi pilihan jika klub memutuskan mengakhiri masa kepemimpinan Carrick. Laporan yang beredar menyebut Nagelsmann terbuka terhadap kemungkinan menangani Setan Merah.

Selain Conte dan Nagelsmann, sejumlah pelatih lain juga disebut masuk dalam radar pemantauan manajemen, termasuk Fabian Hürzeler, Eddie Howe, dan Unai Emery.

Meski demikian, nama-nama tersebut masih sebatas kandidat yang diberitakan media. Belum ada konfirmasi resmi bahwa salah satu dari mereka telah ditunjuk atau mencapai kesepakatan dengan Manchester United.

Carrick Akui Kecewa Usai Kekalahan dari Como

Di tengah spekulasi mengenai masa depannya, Carrick mengakui hasil pertandingan melawan Como sangat mengecewakan. Ia menyebut tim harus segera mengevaluasi situasi dan mempersiapkan diri untuk laga berikutnya.

“Saya sangat kecewa. Saya frustrasi, bahkan lebih dari sekadar frustrasi. Sejujurnya, saya benar-benar marah.”

Carrick menegaskan bahwa tim tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan karena persiapan pertandingan berikutnya harus segera dilakukan.

“Namun, kami harus terus melangkah, menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya, dan melihat bagaimana situasinya nanti. Saat ini, ada banyak hal yang harus dilakukan sebelum pertandingan berikutnya untuk mempersiapkan tim, karena malam tadi merupakan malam yang sulit bagi semua orang,” jelasnya.

Pertandingan melawan Bournemouth kini disebut menjadi salah satu momen penting bagi Manchester United untuk memperbaiki performa. Hasil laga tersebut juga berpotensi memengaruhi penilaian manajemen terhadap posisi Carrick, meski keputusan mengenai masa depannya belum diumumkan secara resmi.