Jakarta – Banyak orang tua yang masih mempercayai anggapan bahwa tangisan bayi yang terlalu keras dapat menyebabkan hernia. Sering kali, ketika muncul benjolan di area selangkangan atau pusar bayi, orang tua langsung mengaitkan hal tersebut dengan tangisan sang bayi. Namun, apakah benar menangis bisa menjadi penyebab hernia pada bayi?

Menurut dr. Karmile, dokter spesialis bedah anak di RS Pondok Indah, tangisan bukanlah penyebab utama hernia pada bayi. Menurutnya, lubang penyebab hernia biasanya sudah ada sejak bayi lahir, dan menangis hanya memperburuk tampilan benjolan tersebut.

“Sebetulnya lubang hernia itu sudah ada. Jadi, bukan gara-gara menangis kemudian dinding perut jadi lemah,” jelas dr. Karmile di Jakarta Pusat, Kamis (19/12).

Saat bayi menangis, tekanan dalam perut memang meningkat. Hal ini menyebabkan isi perut, seperti usus, terdorong keluar melalui lubang yang sudah ada, sehingga benjolan hernia menjadi lebih terlihat.

“Memang lubangnya sudah ada, tapi saat menangis, tekanan dalam perut meningkat. Usus jadi mencari jalan. Ada lubang, ya masuk ke dalamnya,” tambahnya.

Dengan kata lain, tangisan bayi bukan penyebab hernia, melainkan pemicu benjolan hernia menjadi lebih terlihat. Peningkatan tekanan dalam perut saat menangis memungkinkan hernia terlihat lebih jelas.

“Jadi bukan karena menangis bayi jadi terkena hernia, tapi gara-gara menangis, hernia yang sudah ada menjadi lebih terlihat,” tegas dr. Karmile.

Penjelasan ini berlaku untuk dua jenis hernia yang paling sering dialami bayi, yaitu hernia inguinal (selangkangan) dan hernia umbilikal (pusar).

Merujuk pada informasi dari Mayo Clinic, pada kasus hernia umbilikal, benjolan yang muncul memang akan lebih jelas terlihat saat bayi menangis. Biasanya, benjolan tersebut muncul di area pusar dan menonjol saat bayi menangis.

Selain itu, dr. Karmile juga menegaskan bahwa tangisan tidak akan membuat dinding perut bayi menjadi lebih lemah. Menurutnya, terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan dinding perut bayi melemah sejak lahir, dan bukan karena tangisan.

Gejala Hernia pada Bayi

Orang tua tidak perlu khawatir berlebihan jika bayi menangis, tetapi tetap perlu mewaspadai beberapa gejala yang bisa menjadi tanda hernia pada anak. Gejala-gejala tersebut antara lain:

  • Benjolan atau pembengkakan di dekat selangkangan atau pusar.

  • Nyeri di sekitar selangkangan atau perut bagian bawah.

  • Tangisan atau rewel tanpa sebab yang jelas.

  • Tonjolan yang terlihat atau membesar saat bayi mengejan, menangis, atau batuk.

Jika bayi mengalami beberapa gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.