Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) nasional berada dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Bahlil menyampaikan pemerintah terus memantau kesiapan pasokan energi nasional, termasuk cadangan berbagai jenis BBM yang digunakan masyarakat.
“Saya lanjutkan atas arahan Bapak Presiden menyangkut dengan kesiapan kita dalam menjelang Hari Raya khususnya untuk di bidang BBM dan LPG. Bapak Presiden, kami laporkan bahwa ini adalah kondisi BBM kita sekarang,” ujar Bahlil dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).
Ia menjelaskan cadangan Pertalite saat ini mencapai sekitar 24,39 hari, lebih tinggi dibandingkan batas minimal cadangan nasional yang telah ditetapkan.
Sementara itu, untuk Pertamax, cadangan nasional tercatat sekitar 28 hari, juga melampaui batas minimal yang ditetapkan sekitar 19 hari.
“Untuk Pertalite, RON 90 ini yang bensin subsidi. Itu cadangan kita adalah 24,39 hari, melampaui batas minimal dari apa yang direncanakan oleh nasional kita. Kemudian Pertamax, RON 92 ini yang harga pasar, itu 28 hari, minimal 19 hari,” ujarnya.
Selain itu, cadangan untuk bahan bakar beroktan lebih tinggi seperti Pertamax Turbo juga berada di atas batas minimal, dengan stok mencapai sekitar 31 hari.
“Turbo, ya kayak Pak Mentan (Andi Amran Sulaiman), kalau mobilnya bagus jadi RON 98, itu 31 hari, Pak. Jadi saya pikir untuk urusan bensin, insyaallah clear, Pak,” kata Bahlil.
Lebih lanjut, cadangan solar subsidi tercatat sekitar 16,41 hari, yang juga melampaui batas minimal cadangan nasional.
Sementara itu, cadangan bahan bakar pesawat atau Avtur mencapai sekitar 38 hari. Adapun cadangan Liquefied Petroleum Gas berada pada kisaran 15,66 hari.
Bahlil menegaskan secara keseluruhan pasokan energi nasional berada dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang periode libur Lebaran.
“Cadangan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG, insyaallah aman, Bapak,” ujarnya.

