Jakarta — Polda Metro Jaya membentuk tim pemburu begal untuk memberantas aksi kejahatan jalanan yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, mengatakan pembentukan tim khusus tersebut dilakukan karena aksi kriminalitas jalanan tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga membahayakan nyawa korban.
Ia menjelaskan tim pemburu begal akan ditempatkan di sejumlah titik rawan dan beroperasi selama 24 jam guna memastikan keamanan serta keselamatan masyarakat.
“Tim kami, baik yang ada di jajaran polsek, polres, maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum, akan disebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Iman dalam konferensi pers, Jumat (15/5).
Iman menambahkan tim tersebut akan dibekali perlengkapan taktis, mulai dari helm, rompi, hingga senjata. Selain itu, pihak kepolisian juga tengah menyiapkan saluran khusus melalui media sosial untuk menerima sekaligus membagikan informasi terkait aksi kriminalitas.
“Karena kita butuh kolaborasi yang aktif agar bisa bergerak cepat. Kecepatan kami mendapatkan informasi akan membantu pengungkapan perkara maupun penanganan kejadian di lapangan,” tuturnya.
Selain wilayah Jakarta, Iman menyebut daerah penyangga seperti Bekasi, Depok, hingga Tangerang juga menjadi perhatian khusus tim pemburu begal.
Melalui kehadiran tim tersebut, kepolisian berharap dapat mempersempit ruang gerak sekaligus menekan peluang para pelaku kejahatan jalanan beraksi.
“Mudah-mudahan upaya yang kami lakukan ini bisa menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” kata Iman.

