MAKASSAR – Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan Polda Sulawesi Selatan kembali berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Korban yang berhasil dikenali adalah Hasbi (41), warga Labuan Marege, Desa Baji Minasa, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes M. Haris mengatakan proses identifikasi dilakukan setelah tim menerima satu kantong jenazah bernomor PM 62 B 03 Selayar.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan jenazah tersebut sesuai dengan data ante mortem bernomor 015,” ujar Haris, Jumat (24/7).
Identifikasi Gunakan Sidik Jari hingga Data Medis
Haris menjelaskan proses identifikasi dilakukan menggunakan sejumlah metode ilmiah untuk memastikan identitas korban.
Metode tersebut meliputi pencocokan sidik jari, data medis, serta properti atau barang-barang milik korban yang masih melekat pada jenazah.
“Melalui sidik jari, data medis, dan properti. Jadi maksud properti ini adalah barang-barang kepemilikan korban yang biasa digunakan,” jelas Haris.
Total Tiga Korban Berhasil Diidentifikasi
Dengan keberhasilan identifikasi terbaru tersebut, Tim DVI gabungan telah berhasil mengenali tiga jenazah korban tenggelamnya KM Nurul Salsa.
“Sampai hari ini tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi total tiga korban,” katanya.
Proses identifikasi terhadap korban lainnya masih terus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Polisi Periksa 25 Saksi
Di sisi lain, penyelidikan penyebab tenggelamnya KM Nurul Salsa juga terus berlangsung.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan penyidik telah memeriksa 25 orang saksi untuk mengungkap penyebab kecelakaan laut tersebut.
“Target secepatnya (penyidikan) kita upayakan, sekarang saksi ada 25 orang,” ujar Didik.
Diketahui, KM Nurul Salsa mengangkut 76 orang saat mengalami kecelakaan di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar.

