JAKARTA — Penyanyi Britney Spears merilis lagu kolaborasi dengan Justin Timberlake berjudul “She’ll Never Be Me”. Lagu yang sebelumnya belum pernah dirilis secara resmi itu direkam untuk album Britney pada 2001, ketika keduanya masih menjalin hubungan asmara.
Lagu tersebut dirilis pada 9 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju peluncuran Britney (25th Anniversary Edition) pada 6 November 2026. Edisi khusus ini dibuat untuk memperingati 25 tahun album studio ketiga Spears.
Menurut laporan Variety pada Senin (12/10), lagu “She’ll Never Be Me” melibatkan Spears dan Timberlake bersama penulis lagu sekaligus produser Bradley Daymond dan Alex Greggs. Keduanya dikenal sebagai rekan lama grup NSYNC dan bekerja dengan nama Riprock ’n’ Alex G.
“She’ll Never Be Me” Masuk Edisi Spesial Album Britney
Lagu “She’ll Never Be Me” awalnya disiapkan untuk album Britney yang dirilis pada Oktober 2001. Namun, lagu tersebut tidak masuk dalam daftar lagu pada edisi asli album itu.
Spears mengumumkan keberadaan lagu tersebut melalui unggahan di media sosial. Materi itu menjadi salah satu dari lima lagu yang sebelumnya belum pernah dirilis secara resmi dan akan dimuat dalam edisi peringatan 25 tahun album Britney.
Empat lagu lainnya adalah “Am I a Sinner”, “When I Say So”, “My Big Secret”, serta versi lengkap “Right Now (Taste the Victory)”. Lagu terakhir pernah digunakan dalam iklan Pepsi pada 2002.
Tidak adanya pernyataan resmi dari RCA, label rekaman lama Spears, turut menjadi perhatian. Variety mengaitkan minimnya pengumuman tersebut dengan pernyataan Spears pada 2024 bahwa dirinya tidak akan kembali ke industri musik.
Album Britney Menandai Perubahan Gaya Musik Spears
Album Britney dirilis pada Oktober 2001 dan menandai pergeseran gaya musik Spears menuju nuansa yang lebih dewasa dibandingkan dua album sebelumnya. Album tersebut memadukan pop dan R&B dengan pengaruh musik elektronik, disko, hip-hop, serta rock.
Dalam album yang pada edisi awalnya berisi 12 lagu itu, Spears turut menulis enam lagu. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari perkembangan perannya dalam proses kreatif musiknya.
Meski “She’ll Never Be Me” direkam lebih dari 25 tahun lalu, perilisan resminya kembali menghadirkan materi dari periode awal karier Spears kepada pendengar. Lagu tersebut juga menjadi rekaman Spears yang dirilis secara resmi setelah kolaborasinya dengan will.i.am melalui “Mind Your Business” pada 2023.
Britney Spears Pernah Menyatakan Tidak Akan Kembali ke Industri Musik
Pada 2024, Spears menyatakan bahwa dirinya tidak akan pernah kembali ke industri musik. Kemudian, pada Januari 2026, ia juga mengatakan tidak akan lagi tampil di Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut muncul setelah Spears terbebas dari konservatori yang berlangsung selama 13 tahun dan berakhir pada 2021. Berakhirnya konservatori itu membuat Spears kembali memiliki kendali atas keputusan hidup dan keuangannya.
Sejak saat itu, Spears cenderung menjaga privasinya dan tidak sering tampil di depan publik. Ia masih sesekali membagikan pernyataan serta video dirinya menari melalui media sosial.
Perilisan “She’ll Never Be Me” dan rencana peluncuran edisi ulang tahun album Britney menghadirkan kembali karya dari periode awal 2000-an, meskipun belum menjadi bukti bahwa Spears akan kembali aktif merilis musik baru.

