Jakarta — Ole Romeny punya peran penting di balik kemenangan telak Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Perubahan posisi Romeny ke sisi kiri pada akhir pertandingan turut menghasilkan sejumlah peluang dan gol bagi Skuad Garuda.
Romeny mendapat kebebasan dari pelatih John Herdman untuk berkreasi di lapangan sebagai gelandang serang. Pada awal pertandingan, pemain tersebut lebih banyak bergerak di sisi kanan karena Ragnar Oratmangoen beroperasi di sisi kiri.
Dari sisi kanan, Romeny mampu memberikan dua assist kepada Mitchell Baker pada babak pertama. Dua assist tersebut membantu Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 6-1 atas Bangladesh.
Romeny Bergeser ke Sisi Kiri
Ketika pertandingan memasuki bagian akhir dan Indonesia masih membutuhkan tambahan gol, Romeny bergeser ke sisi kiri.
Perubahan tersebut membuat permainan Romeny semakin agresif. Ia kemudian memberikan assist untuk gol Luke Vickery serta assist untuk gol kelima Mitchell Baker.
Gol kelima Baker sekaligus menjadi gol yang memastikan Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup.
“Ya, beliau memberi kami kebebasan selama struktur posisi tetap terjaga. Pada awal pertandingan, saya lebih banyak beroperasi di sisi kanan, namun menjelang akhir laga, rasanya naluri bermain mengambil alih.”
“Jadi, Anda bergerak ke mana saja untuk membantu tim. Kemudian ketika bergeser ke sisi kiri, permainan saya terasa sangat berbahaya, sehingga beruntung kami berhasil mencetak gol-gol tersebut,” kata Romeny.
Romeny Sebut Persatuan Tim Makin Kuat
Romeny juga mengakui persatuan antarpemain Timnas Indonesia semakin kuat. Menurutnya, kemenangan dengan skor besar seperti saat menghadapi Bangladesh dapat semakin mempererat hubungan para pemain.
Kemenangan 9-2 atas Bangladesh membuat Skuad Garuda lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pada pertandingan final, Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand.

