Kepada APJII, Sri juga menekankan agar dapat memprioritaskan wilayah-wilayah jalan protokol untuk di lakukan perapihan terlebih dahulu. “Saya juga minta jalan protokol ini agar diprioritaskan supaya secepatnya tertata dan terlihat rapi,” tekannya.

“Perapihan yang dilakukan pihak APJII ini juga akan masuk ke wilayah-wilayah pemukiman atau perumahan, agar kota Jambi ini terlepas dari kesemrawutan kabel jaringan internet, yang dampaknya juga pada keselamatan masyarakat,” lanjutnya.

Sri melanjutkan, komitmen Pemkot Jambi dengan menerbitkan SK Wali Kota yang melibatkan APJII sebagai stakeholder penting dalam perapihan kabel jaringan internet di Kota Jambi telah menjadi contoh ditingkat nasional.

“Berdasarkan laporan dari Ketua APJII langkah Pemkot Jambi ini telah menjadi percontohan. Maka dari itu, kita harus tunjukkan bahwa kerja sama antara APJII dan Pemkot Jambi bisa menghasilkan estetika kota Jambi yang terus terjaga, serta para vendor yang membidangi usaha telekomunikasi tetap nyaman dalam melayani masyarakat,” tutup Sri.

Menanggapi itu, Ketua APJII Jambi Almen mengatakan, perapihan kabel jaringan internet yang dilaksanakan oleh APJII terus berjalan dan menjadi kegiatan rutin organisasi yang dipimpinnya itu.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi, khususnya Ibu Pj Wali Kota dimana hari ini beliau langsung turun dan men-support giat kami dalam perapihan kabel ini. Saat ini di Jambi ada 30 provider yang tergabung di APJII Jambi, dan kami secara bersama-sama ikut bergotong-royong dalam perapihan kabel jaringan internet di Kota Jambi ini,” kata Almen.