Jakarta — Kapal pesiar MV Hondius yang terdampak wabah hantavirus kini menuju Kepulauan Canary, Spanyol. Penumpang kapal direncanakan dievakuasi menggunakan kapal-kapal kecil setibanya di wilayah tersebut.

Muncul kekhawatiran di tengah proses evakuasi, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan langkah penanganan dilakukan dengan standar keamanan yang ketat.

MV Hondius diperkirakan tiba di perairan lepas pantai Tenerife pada Minggu pagi. Operator kapal pesiar Oceanwide Expeditions menyebut kapal dijadwalkan tiba sekitar pukul 05.30 waktu setempat.

Seluruh penumpang dan awak kapal diperkirakan mulai diturunkan sekitar pukul 08.00 waktu setempat.

“Setelah turun, mereka akan segera dipindahkan ke pesawat yang telah ditentukan,” kata pihak Oceanwide Expeditions, seperti dilaporkan AFP.

Pemerintah Kepulauan Canary juga telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan menjelang kedatangan kapal tersebut. Di pelabuhan Granadilla de Abona terlihat tenda-tenda putih dibangun di sepanjang dermaga, sementara anggota Garda Sipil mengamankan sebagian area pelabuhan.

Menteri Kesehatan Spanyol Monica Garcia dan Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska menegaskan tidak akan ada kontak antara penumpang maupun awak kapal dengan warga setempat.

Mereka menyebut seluruh area yang dilalui penumpang akan ditutup dan proses evakuasi dilakukan berdasarkan kelompok kewarganegaraan.

Garcia menjelaskan penumpang serta beberapa awak kapal akan diturunkan di Tenerife dengan tingkat keamanan maksimal. MV Hondius tidak akan bersandar di pelabuhan, melainkan hanya menurunkan jangkar di lepas pantai sebelum proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal kecil.

Dilaporkan AP, seluruh penumpang yang turun akan menjalani pemeriksaan gejala kesehatan dan tidak akan meninggalkan kapal hingga pesawat evakuasi tersedia di Tenerife. Saat ini terdapat lebih dari 20 kewarganegaraan berbeda di atas kapal tersebut.

Pemerintah Spanyol juga telah mengaktifkan mekanisme perlindungan sipil Uni Eropa guna menyiagakan pesawat evakuasi medis yang dilengkapi fasilitas penanganan penyakit menular apabila terdapat penumpang yang jatuh sakit.

Amerika Serikat dan Inggris dilaporkan turut menyiapkan pesawat untuk mengevakuasi warga negaranya.

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus telah tiba di Kepulauan Canary pada Sabtu untuk melakukan koordinasi evakuasi.

“Saya tahu Anda khawatir. Saya tahu bahwa ketika Anda mendengar kata ‘wabah’ dan melihat sebuah kapal berlayar menuju pantai Anda, kenangan-kenangan yang belum sepenuhnya kita lupakan akan muncul. Rasa sakit tahun 2020 masih nyata, dan saya tidak mengabaikannya sedikit pun,” kata Tedros dalam pernyataan kepada warga setempat.

“Namun saya ingin Anda mendengar saya dengan jelas: Ini bukan COVID yang lain. Risiko kesehatan masyarakat saat ini dari hantavirus tetap rendah. Saya dan kolega saya telah mengatakan ini dengan tegas, dan saya akan mengatakannya lagi kepada Anda sekarang,” lanjutnya.