Jakarta — Pangeran Harry akan mengunjungi London pekan depan tanpa didampingi Meghan, Duchess of Sussex, Pangeran Archie, dan Putri Lilibet. Keputusan tersebut muncul di tengah perselisihan yang masih berlanjut mengenai pengamanan polisi bagi keluarganya selama berada di Inggris.

Meski tidak mendampingi Harry ke London, keluarga Sussex masih memiliki kemungkinan bergabung dalam agenda lain di luar ibu kota Inggris. Namun, menurut pemahaman CNN, belum ada keputusan mengenai rencana tersebut.

Harry sebenarnya berharap dapat membawa Meghan dan kedua anaknya dalam kunjungan kali ini.

Namun, muncul kekhawatiran mengenai keamanan karena keluarganya tidak ditawari pengamanan yang dibiayai negara selama berada di Inggris.

Harry telah mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan pengamanan polisi selama kunjungannya. Namun, timnya dikabarkan mendapat informasi bahwa perlindungan tersebut tidak akan diberikan.

Reuni Raja Charles dengan Cucu Kembali Tertunda

Kunjungan Harry pekan depan sebelumnya memunculkan harapan mengenai kemungkinan pertemuan kembali Raja Charles dengan cucu-cucunya yang masih kecil.

Raja Charles terakhir kali melihat keluarga Sussex berkumpul lengkap empat tahun lalu ketika menghadiri perayaan Platinum Jubilee mendiang Ratu.

Sejak saat itu, Harry beberapa kali melakukan kunjungan singkat ke Inggris tanpa keluarganya.

Ia datang ke Inggris ketika menghadiri pemakaman neneknya pada 2022 dan penobatan ayahnya pada 2023.

Raja Charles belum lama ini juga melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat yang mencakup Washington DC, New York, dan Virginia.

Namun, padatnya agenda membuat sang raja tidak memiliki kesempatan bertemu Harry yang tinggal di pesisir barat Amerika Serikat.

Raja Charles dan Pangeran Harry sempat bertemu untuk pertama kalinya dalam 19 bulan pada September lalu.

Keduanya minum teh bersama di Clarence House. Pertemuan tersebut berlangsung ketika Raja Charles tengah menjalani perawatan kanker.

Pertemuan itu kemudian memicu spekulasi bahwa perpecahan panjang di dalam keluarga kerajaan mulai mereda.

Keduanya dikabarkan tetap berhubungan sejak pertemuan tersebut. Meski demikian, hubungan Harry dengan adiknya, Pangeran William, disebut masih berjarak.

Pangeran Harry Hadiri Agenda Invictus Games 2027

Dalam kunjungannya pekan depan, Harry akan menandai hitung mundur satu tahun menuju Invictus Games 2027 di Birmingham.

Kompetisi olahraga bagi personel militer yang mengalami cedera saat bertugas tersebut didirikan Harry lebih dari satu dekade lalu.

Harry juga dijadwalkan memiliki agenda lain di kawasan Midlands yang berkaitan dengan sejumlah isu yang didukungnya.

Sebelumnya sempat muncul kebingungan mengenai tempat menginap keluarga Sussex selama kunjungan tersebut.

CNN mendapat informasi bahwa keluarga Sussex akan menginap di akomodasi pribadi sekaligus kediaman kerajaan.

Namun, Istana Buckingham kemudian mengklarifikasi bahwa pihak istana belum mengetahui apakah keluarga Sussex menerima undangan Raja Charles.

Pengamanan polisi secara otomatis diberikan apabila mereka menginap di properti kerajaan.

Harry dan Meghan saat ini tinggal di California setelah meninggalkan Inggris pada 2020 dan mundur dari kehidupan kerajaan.

Sejak saat itu, keduanya terlibat perpecahan panjang dengan keluarga kerajaan.

Dalam wawancara televisi dan memoar, pasangan tersebut menyebut sejumlah alasan di balik keputusan mereka meninggalkan Inggris.

Alasan itu mencakup intrusi tabloid, rasisme yang mengakar di institusi Inggris, pelecehan daring, dinamika keluarga yang rumit, hingga keinginan untuk mandiri secara finansial.

Sengketa Pengamanan Pangeran Harry Berlanjut

Perselisihan mengenai pengamanan Harry bukan persoalan baru.

Pengamanan terhadap Harry diturunkan oleh Komite Eksekutif Kerajaan dan VIP (RAVEC) sejak ia dan Meghan mundur dari tugas kerajaan pada 2020.

Tahun lalu, Harry kalah dalam gugatan terhadap Home Office di Pengadilan Banding Inggris terkait keputusan tersebut.

Saat ini, ia masih menunggu peninjauan oleh Risk Management Board milik RAVEC yang belum digelar.

Juru bicara Harry mengatakan tim keamanan masih mencari opsi agar kunjungan tersebut dapat berlangsung dengan aman bagi keluarganya.

“Program Pangeran Harry di Inggris mencakup agenda publik maupun privat di seluruh negeri. Akomodasi yang aman hanyalah satu elemen dari rencana pengamanan yang efektif, karena risiko mengikuti orang, bukan tempat,” kata juru bicaranya, dikutip CNN, Jumat (3/7) waktu AS.

Sementara itu, juru bicara pemerintah Inggris sebelumnya menyebut sistem pengamanan yang diterapkan sebagai sistem yang “ketat dan proporsional.”

“Sudah menjadi kebijakan lama kami untuk tidak memberikan informasi rinci soal pengaturan tersebut, karena hal itu bisa membahayakan integritas pengamanan dan keselamatan individu yang bersangkutan,” lanjut juru bicara itu.

Juru bicara Harry menegaskan persoalan yang dihadapi bukan berkaitan dengan tempat tinggal selama kunjungan.

“Persoalannya bukan soal akomodasi. Persoalannya adalah apakah pengamanan yang layak dan proporsional diberikan sepanjang kunjungan ini,” tegas juru bicara Harry.

Ia juga menyoroti Risk Management Board independen yang menurut RAVEC perlu digelar sejak November lalu.

“Risk Management Board independen yang menurut RAVEC sendiri perlu digelar sejak November lalu, hingga kini belum juga terlaksana. Karena itu sulit dipahami bagaimana proporsionalitas pengaturan yang berlaku saat ini bisa dipertahankan secara kredibel tanpa penilaian independen tersebut,” lanjutnya.