JAKARTA — Musisi legendaris Billy Joel mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya membuat ia tidak bisa mengemudi dan belum dapat kembali tampil dalam konser. Penyanyi berusia 77 tahun itu didiagnosis mengalami normal pressure hydrocephalus (NPH), gangguan yang berkaitan dengan penumpukan cairan serebrospinal di otak.
Billy Joel didiagnosis mengalami kondisi tersebut pada 2025 dan telah menjalani sejumlah prosedur medis untuk menanganinya. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, sebagaimana diberitakan pada Kamis (15/10/2026), ia mengatakan masih harus menjalani serangkaian pemeriksaan sebelum dokter dapat menentukan apakah dirinya bisa kembali tampil di panggung.
“Saya tidak diperbolehkan mengemudi,” ujar Joel.
Ia juga mengatakan bahwa keputusan mengenai kemungkinan kembali menggelar konser masih bergantung pada hasil pemeriksaan medis berikutnya.
“Saya harus menjalani serangkaian tes sebelum mengetahui apakah bisa kembali tampil atau tidak,” katanya.
Billy Joel Tak Lagi Bisa Berkendara seperti Dulu
Selain memengaruhi aktivitas bermusik, kondisi kesehatan tersebut membuat Joel mempertimbangkan kembali hobinya mengoleksi dan mengendarai sepeda motor.
Pelantun Uptown Girl itu mengungkapkan bahwa dirinya pernah memiliki lebih dari 100 sepeda motor. Namun, seiring bertambahnya usia dan kondisi kesehatannya, ia menyadari bahwa kebiasaan berkendara tidak lagi bisa dilakukan seperti dahulu.
“Dulu saya punya lebih dari seratus sepeda motor, padahal kenyataannya kita hanya bisa mengendarai satu motor dalam satu waktu,” kata Joel.
Ia juga mengaku mulai mempertimbangkan risiko berkendara dalam kondisi kesehatannya saat ini.
“Saya tidak ingin mati konyol seperti serangga yang menabrak kaca depan mobil,” tambahnya.
Joel kemudian memutuskan melelang sebagian besar koleksi sepeda motornya. Menurutnya, keputusan tersebut berkaitan dengan kesadaran bahwa kondisi NPH membuat aktivitas mengemudi menjadi berisiko.
Meski harus meninggalkan hobinya, Joel mengaku masih menyukai dunia otomotif, termasuk kegiatan memodifikasi dan mengutak-atik sepeda motor.
“Saya mencintai sepeda motor. Saya suka berkendara. Saya suka mengemudi. Saya menyukai anonimitas yang didapat saat berkendara,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar kolektor, melainkan juga seorang pengendara yang menikmati langsung hobinya tersebut.
Kebisingan Konser Jadi Perhatian Dokter
Billy Joel juga menjelaskan alasan dirinya belum bisa kembali tampil dalam konser. Menurutnya, dokter saraf yang menangani kondisinya meminta agar ia menghindari tekanan yang dapat memperburuk keadaan.
Joel menyampaikan bahwa dokter menggambarkan dampak setiap pertunjukan terhadap kondisinya seperti mengalami gegar otak. Ia juga menyoroti berbagai faktor yang terdapat dalam konser musik rock, mulai dari suara keras hingga pencahayaan dan tekanan selama tampil.
“Musik rock and roll itu sangat keras, kawan,” kata Joel. Ia juga mengungkapkan bahwa kebisingan selama bertahun-tahun telah memengaruhi pendengarannya.
Menurut Joel, pertunjukan langsung melibatkan banyak rangsangan dan tuntutan fisik, termasuk suara, pencahayaan, energi penonton, serta tekanan ketika berada di atas panggung.
Karena itu, dokter menyarankan agar ia tidak tampil untuk sementara waktu dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum mempertimbangkan kemungkinan kembali ke panggung.
Joel mengatakan dirinya sangat ingin kembali tampil, tetapi keputusan tersebut harus mempertimbangkan kondisi kesehatan dan rekomendasi dokter.
Mengenal Normal Pressure Hydrocephalus
Normal pressure hydrocephalus atau NPH merupakan kondisi ketika cairan serebrospinal menumpuk di dalam sistem ventrikel otak. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pada fungsi otak meskipun tekanan cairan yang diukur pada pemeriksaan tertentu tidak selalu menunjukkan peningkatan yang tinggi.
NPH umumnya dikaitkan dengan tiga kelompok gejala utama, yaitu gangguan berjalan dan keseimbangan, perubahan fungsi kognitif, serta gangguan kontrol kandung kemih. Gejala dan tingkat keparahannya dapat berbeda pada setiap orang.
Penanganannya bergantung pada hasil evaluasi medis. Pada pasien tertentu, dokter dapat mempertimbangkan pemasangan shunt, yaitu saluran yang membantu mengalirkan kelebihan cairan serebrospinal ke bagian tubuh lain agar dapat diserap.
Dalam wawancara tersebut, Joel mengatakan dokter sarafnya telah menyarankan prosedur untuk membantu mengalirkan cairan di otaknya. Namun, keputusan dan hasil penanganan medis harus mengikuti evaluasi dokter yang menangani pasien.
Joel juga mengungkapkan bahwa dokter meminta dirinya menghindari tekanan atau stres berlebihan selama proses pemulihan. Ia sempat tampil dalam sebuah sesi penghormatan pada Januari 2026, tetapi secara umum belum kembali menjalani aktivitas konser seperti sebelumnya.
Perjalanan Karier Billy Joel
Billy Joel lahir dengan nama William Martin Joel pada 9 Mei 1949. Ia dikenal sebagai salah satu musisi pop dan rock paling berpengaruh, dengan penjualan rekaman yang dilaporkan melampaui 160 juta unit di seluruh dunia.
Sepanjang kariernya, Joel merilis sejumlah album yang sebagian besar berisi lagu-lagu ciptaannya sendiri. Pada periode 1971 hingga 1993, ia merilis 12 album studio, sebelum menerbitkan album khusus yang berisi komposisi musik klasik pada 2001.
Sejumlah lagunya berhasil menempati posisi tinggi di tangga lagu Amerika Serikat. Tiga di antaranya adalah It’s Still Rock and Roll to Me, Tell Her About It, dan We Didn’t Start the Fire, yang mencapai posisi puncak Billboard Hot 100.
Joel juga tercatat memperoleh 23 nominasi Grammy Awards dan memenangkan lima penghargaan, termasuk Album of the Year untuk album 52nd Street.
Meski kondisi kesehatannya saat ini membatasi aktivitasnya, Joel menyatakan keinginannya untuk kembali tampil. Namun, kemungkinan tersebut masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dan keputusan medis mengenai keamanan aktivitas panggung baginya.

