Jakarta — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku heran dengan posisi Dewa United menjelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-28 Super League 2025/2026.
Dewa United dijadwalkan menjamu Persib di Stadion Internasional Banten pada Senin (20/4). Hodak menilai laga ini tidak akan berjalan mudah karena kualitas pemain yang dimiliki tim tuan rumah.
Namun demikian, pelatih asal Kroasia tersebut mempertanyakan posisi Dewa United yang saat ini masih berada di papan tengah klasemen. Dari 27 pertandingan, Dewa United menempati peringkat kedelapan dengan raihan 40 poin.
“Mereka adalah tim yang bagus. Mereka tim yang sangat bagus. Satu-satunya hal adalah kenapa mereka ada di urutan delapan. Saya tidak tahu,” kata Hodak, dikutip dari Detik Jabar.
“Namun, mereka punya pemain yang bagus dan ini akan menjadi pertandingan sulit lainnya. Dalam liga ini, semua pertandingan itu sulit,” ujarnya menambahkan.
Secara matematis, Dewa United sudah tidak memiliki peluang untuk meraih gelar juara musim ini. Dengan tujuh laga tersisa, poin maksimal yang bisa diraih tidak akan mampu melampaui Persib.
Kondisi tersebut membuat Ricky Kambuaya dan rekan-rekannya berpotensi tampil tanpa tekanan. Meski begitu, situasi ini juga bisa berdampak pada menurunnya daya juang tim tuan rumah.
Di sisi lain, Persib memandang setiap pertandingan sisa musim ini sebagai laga penentuan. Hodak menegaskan bahwa duel melawan Dewa United sama pentingnya seperti final.
Pasalnya, Persib tidak boleh kehilangan poin jika ingin menjaga posisi dari tekanan pesaing seperti Borneo FC dan Persija Jakarta.
Karena itu, Persib diprediksi akan tampil agresif dalam laga tandang ini. Meski tetap mewaspadai kekuatan Dewa United, Hodak optimistis timnya mampu meraih tiga poin.

