JakartaMasha and the Bear menjadi salah satu serial animasi asal Rusia yang populer di berbagai negara. Kartun ini mengisahkan petualangan seorang anak perempuan bernama Masha bersama seekor beruang bernama Mishka yang selalu menjaga dan melindunginya.

Karakter Masha digambarkan sebagai anak yang aktif, ceria, penuh rasa ingin tahu, dan gemar bermain. Sifat tersebut menjadi inspirasi utama kreator Masha and the Bear, Oleg Kuzovkov, saat menciptakan serial animasi tersebut.

Popularitas Masha and the Bear terus meningkat sejak pertama kali tayang pada Januari 2009. Bahkan, animasi ini dikabarkan tengah dikembangkan menjadi film panjang dan ditargetkan rampung pada 2028. Selain itu, replika rumah beruang dalam serial tersebut juga telah hadir sebagai destinasi wisata di Azerbaijan.

Berikut sejumlah fakta menarik tentang kartun Masha and the Bear.

1. Terinspirasi dari Anak Kecil di Dunia Nyata

Pada 1990-an, Oleg Kuzovkov disebut sedang berlibur di sebuah pantai ketika melihat seorang anak perempuan yang menarik perhatiannya.

Anak tersebut dikenal sangat aktif dan mudah bergaul dengan banyak orang. Ia bahkan kerap mendatangi wisatawan lain untuk ikut dalam berbagai aktivitas, mulai dari bermain catur hingga berenang.

Namun, beberapa hari kemudian, para wisatawan mulai menghindari anak tersebut karena dianggap terlalu aktif dan mengganggu. Pengalaman itulah yang kemudian menjadi inspirasi awal terciptanya karakter Masha.

Kuzovkov bahkan menggunakan premis serupa saat menggarap episode pertama Masha and the Bear.

2. Orang Tua Masha Tidak Pernah Ditampilkan

Meski dalam serial animasi itu Masha lebih sering menghabiskan waktu bersama Mishka, sebenarnya ia diceritakan memiliki orang tua.

Namun, studio animasi Animaccord memutuskan untuk tidak menghadirkan karakter orang tua Masha dalam cerita. Keputusan tersebut diambil karena dunia dalam serial itu dibuat seolah menjadi dunia imajinatif milik Masha yang ditujukan untuk anak-anak prasekolah.

3. Alasan Masha Dekat dengan Mishka

Pertemuan tak sengaja antara Masha dan Mishka membuat keduanya akhirnya bersahabat. Dalam cerita, Masha sering mengunjungi rumah Mishka dan menghabiskan waktu bersama.

Mishka sendiri dikisahkan sebagai beruang coklat Kamchatka yang dulunya bekerja di sirkus. Pengalaman itu membuat Mishka memiliki banyak kemampuan dalam seni pertunjukan, seperti sulap, juggling, hingga memainkan sepeda roda satu.

Masha kerap meminta Mishka menunjukkan berbagai kemampuannya tersebut. Di sisi lain, Mishka juga berperan layaknya sosok ayah yang melindungi Masha karena tingkahnya yang sering ceroboh.

4. Rumah Masha and the Bear Hadir di Dunia Nyata

Kesuksesan Masha and the Bear membuat replika rumah Mishka dibangun di kawasan wisata Danau Nokhur atau Nohur Gel, Qabala, Azerbaijan.

Lokasi tersebut berada di area parkir dan rekreasi Danau Nokhur. Tempat wisata itu menawarkan pengalaman bagi pengunjung untuk merasakan suasana seperti berada di dalam dunia kartun Masha and the Bear.

5. Pernah Dilarang Tayang di Iran

Di balik popularitasnya, Masha and the Bear ternyata pernah dilarang tayang di Iran. Pada 2015, pemerintah Iran menghentikan penayangan serial tersebut di televisi pemerintah.

Karakter Masha yang aktif, penuh rasa penasaran, dan sering dianggap tidak patuh kepada orang dewasa dinilai memberikan contoh buruk bagi anak-anak.

Berdasarkan laporan Zamin pada 4 April, pemerintah Iran menilai perilaku Masha bertentangan dengan budaya kesopanan yang dijunjung tinggi di negara tersebut.

Sejak tayang perdana pada Januari 2009, Masha and the Bear menjadi serial animasi Rusia pertama yang dirilis dalam format 4K. Serial ini kemudian berkembang hingga memiliki enam musim dengan total 117 episode dan dikenal luas di berbagai negara.

Saat ini, Masha and the Bear sedang dalam tahap pengembangan menjadi film panjang yang ditargetkan selesai produksi pada 2028.