Jakarta — Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memiliki misi khusus pada musim ini. Ia ingin mengembalikan kebahagiaan para pemain Los Blancos sekaligus membangun kembali mental tim untuk menghadapi persaingan sepanjang musim.

Madrid sebelumnya melewati periode sulit dalam dua musim beruntun setelah gagal meraih gelar bergengsi, termasuk Liga Spanyol dan Liga Champions.

Pergantian pelatih dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa juga belum mampu membawa El Real kembali ke takhta tertinggi setelah era Carlo Ancelotti.

Kini, kembalinya Mourinho ke Santiago Bernabeu membawa harapan baru. Bagi pelatih berjuluk The Special One tersebut, jalan menuju kejayaan Real Madrid harus dimulai dengan menciptakan suasana positif di ruang ganti.

“Mengembalikan rasa kebahagiaan pemain, ini bukan sekadar misi sesaat, melainkan untuk sepanjang musim. Rasa frustrasi pemain yang tidak bermain lebih bergantung pada diri mereka sendiri daripada keputusan saya,” ujar Mourinho dilansir dari Marca.

“Momen-momen seperti itu [keterpurukan] pasti akan datang, dan mereka harus tahu cara menghadapinya. Bagaimanapun, ini adalah skuad yang memiliki kualitas tinggi,” sambung juru latih asal Portugal itu.

Mourinho Ingin Bangun Mental Pemain Real Madrid

Ruang ganti Real Madrid sebelum kedatangan Mourinho disebut sempat mengalami situasi yang tidak ideal. Bahkan, dua gelandang Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dilaporkan sempat terlibat perkelahian akibat salah paham di antara keduanya.

Namun, kondisi tersebut perlahan mulai mereda sejak Mourinho mengambil alih tim.

Hasil positif juga mulai terlihat di lapangan. Real Madrid mampu menyelesaikan tiga pertandingan perdana La Liga dengan poin penuh.

Los Merengues mengawali musim dengan kemenangan tipis 2-1 atas Espanyol. Mereka kemudian tampil lebih meyakinkan ketika mengalahkan Real Sociedad 4-1.

Pada pertandingan berikutnya, Madrid kembali meraih kemenangan besar dengan membantai Malaga empat gol tanpa balas di Santiago Bernabeu.

Kylian Mbappe menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam rangkaian hasil tersebut. Penyerang asal Prancis itu turut mencetak gol ketika Madrid mengalahkan Malaga.

Meski sedang berada dalam tren positif, Mourinho menyadari perjalanan musim masih panjang. Ia memperkirakan timnya akan menghadapi berbagai situasi sulit.

Mourinho Minta Pemain Tetap Maksimal

Mourinho meminta Jude Bellingham dan rekan-rekannya tetap menjaga konsistensi ketika menghadapi periode sulit.

Menurutnya, cedera pemain kunci, kritik, hingga kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan sebuah tim.

“Masa sulit pasti akan datang. Pemain kunci akan mengalami cedera, kritik akan bermunculan, kekalahan pun tak terelakkan. Semua itu pasti terjadi karena begitulah dinamikanya,” ucap Mourinho.

“Saat itulah kita harus mengerahkan kekuatan penuh dari tim yang sedang kita bangun ini. Saat itulah kita harus bersikap sangat seimbang dan tidak membiarkan momen negatif memengaruhi keseluruhan musim,” imbuh pelatih berusia 63 tahun itu.

Bagi Mourinho, menjaga keseimbangan mental menjadi bagian penting dalam upaya Real Madrid kembali bersaing memperebutkan gelar.