JAKARTA — PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memamerkan Isuzu D-Max Concept hasil kolaborasi dengan SANA dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Model modifikasi ini mengusung konsep versatile vehicle dengan mengambil basis Isuzu D-Max Rodeo. Kendaraan tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas sehari-hari di industri sekaligus mengakomodasi kebutuhan hobi, seperti mengangkut sepeda motor.
Sejumlah aksesori dipasang untuk memperkuat karakter D-Max Concept. Deretan ubahannya meliputi Bullbar Forest Deluxe with Winch, LED Light, Heavy Duty Skid Plate, Rollbar UTAH, Crossbar KSC, dan Lampu Sorot LED UTAH.
Bagian kaki-kaki juga mendapat sentuhan berbeda dengan penggunaan pelek hitam yang dipadukan ban MT.
D-Max Concept dapat dilihat langsung di Booth Isuzu Hall 1B ICE BSD City selama penyelenggaraan GIIAS 2026.
Selain D-Max Concept, Isuzu membawa sejumlah kendaraan lain yang telah dikreasikan untuk berbagai kebutuhan bisnis Isuzu Partner.
COO PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation Irwan Nawir mengatakan D-Max dikembangkan bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan berkemampuan tinggi, tetapi tetap nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas.
“Isuzu D-Max kami hadirkan untuk memberikan kepercayaan kepada pelanggan dalam menghadapi berbagai tantangan. Kendaraan ini tidak hanya menawarkan ketangguhan, tetapi juga menghadirkan performa, fitur keselamatan, dan kenyamanan yang kompetitif di kelasnya sehingga mampu menjadi partner yang dapat diandalkan, baik untuk mendukung produktivitas bisnis maupun aktivitas eksplorasi,” ungkap Irwan dalam keterangan resmi, Senin (3/8).
Mesin Isuzu D-Max
Isuzu D-Max saat ini dibekali mesin diesel RZ4E berkapasitas 1.898 cc yang menghasilkan tenaga 150 PS dan torsi maksimum 350 Nm.
Isuzu mengeklaim tenaga yang dihasilkan semakin maksimal berkat desain baru pada ruang bakar, VGS Turbo, dan saluran udara masuk.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan yang menurut Isuzu mampu menghasilkan akselerasi responsif sekaligus efisiensi bahan bakar.
Untuk mendukung kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan, sistem penggerak empat roda (4WD) menggunakan 4WD Transfer Control Switch berbentuk rotary knob.
Pengemudi dapat berpindah dari mode 2H ke 4H ketika kendaraan melaju pada kecepatan di bawah 100 km/jam. Sementara perpindahan menuju mode 4L dilakukan saat kendaraan berhenti dengan transmisi berada pada posisi netral.
Fitur Off-road Isuzu D-Max Rodeo
Pada varian Rodeo tersedia Rear Differential Lock (Diff Lock) dan Rough Terrain Mode (RTM).
Menurut Isuzu, kedua fitur tersebut membantu mempertahankan traksi roda ketika kendaraan melintasi permukaan licin maupun medan ekstrem.
Perlindungan bagian bawah kendaraan didukung steel skid plate, pelindung bak oli dan transmisi, serta desain underbody yang diklaim memberikan perlindungan lebih baik ketika melintasi medan berbatu.
Suspensi depan juga disebut mendapat penyempurnaan melalui perubahan desain upper arm dan geometri roda.
Isuzu menyatakan perubahan tersebut menghasilkan kestabilan yang lebih baik ketika kendaraan bermanuver sekaligus mengurangi gejala body roll.
Guard frame tersedia pada seluruh varian. Sementara itu, bed liner menjadi perlengkapan standar khusus pada varian Double Cabin dan Rodeo untuk memberikan perlindungan tambahan pada bak belakang saat membawa muatan.
“Kami memahami bahwa pelanggan membutuhkan kendaraan yang mampu menjalankan berbagai peran sekaligus. Karena itu, Isuzu D-Max kami hadirkan dengan keseimbangan antara performa, ketangguhan, efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan. Kami ingin memastikan setiap perjalanan, baik untuk bekerja maupun berpetualang, dapat dilakukan dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi bersama Isuzu,” tutur Irwan.

