JAKARTA – PT Kia Sales Indonesia (KSI) masih membuka peluang perubahan harga mobil listrik terbarunya, Kia Carens EV, menjelang peluncuran resmi di Indonesia. Kisaran harga pre-booking yang sebelumnya diumumkan masih berupa estimasi dan dapat mengalami penyesuaian.

VP Operation KSI Harry Yanto mengatakan perusahaan masih melakukan penyempurnaan penetapan harga atau fine-tuning untuk memastikan Kia Carens EV menawarkan nilai yang kompetitif bagi konsumen.

“Berubah mungkin ada peluang seperti itu, ya. Tapi tentunya kita berusaha memberikan harga yang terbaik untuk customer dengan apa yang kita tawarkan dari sisi produknya. Bisa jadi mungkin sedikit naik ataupun sedikit turun. Jadi kita berusaha nih fine-tuning lagi,” ujar Harry di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Sebelumnya, Kia Carens EV diperkirakan memiliki harga Rp382 juta hingga Rp432 juta on the road (OTR) Jakarta. Rentang tersebut menempatkannya pada kisaran harga yang bersaing dengan BYD M6, salah satu model MPV listrik yang telah dipasarkan di Indonesia.

Harga Kia Carens EV Dibandingkan BYD M6

Berdasarkan estimasi harga yang diumumkan sebelumnya, Kia Carens EV berpotensi ditawarkan dengan harga awal lebih rendah dibandingkan beberapa varian BYD M6.

Berikut perbandingan harga yang disebutkan dalam informasi awal:

Model Harga OTR Jakarta
Kia Carens EV Rp382 juta–Rp432 juta (estimasi)
BYD M6 Standard Rp395 juta
BYD M6 Superior Rp435 juta
BYD M6 Superior Captain Rp445 juta

Harga Kia Carens EV tersebut masih berupa estimasi, sedangkan harga BYD M6 perlu dipastikan kembali berdasarkan daftar harga resmi terbaru. Perbandingan ini juga perlu memperhatikan perbedaan varian, fitur, serta ketentuan penjualan masing-masing model.

Harry menegaskan bahwa penetapan harga Kia Carens EV tidak bertujuan untuk menjegal pesaing. Menurutnya, perusahaan melakukan riset untuk menentukan nilai produk yang sesuai dengan fitur, posisi pasar, dan kemampuan membeli konsumen di Indonesia.

“Sebenarnya tidak ada istilah menjegal. Cuma kita berusaha, jadi pada waktu kita menentukan harga, kita melihat dari sisi, kita lakukan analisa mengenai market value. Dari fitur-fitur yang ditawarkan itu, kira-kira customer mau bayar berapa, sih? Kita lakukan riset seperti itu,” kata Harry.

Kia Carens EV Bidik Segmen MPV Listrik 7 Penumpang

Kia Carens EV dikembangkan untuk menyasar segmen MPV medium atau MPV C yang mengutamakan ruang kabin lapang dan kenyamanan perjalanan. Segmen ini menjadi salah satu peluang bagi produsen kendaraan listrik untuk menawarkan mobil keluarga dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.

Harry menjelaskan, Kia menyesuaikan strategi harga dengan melihat posisi MPV medium bermesin konvensional di pasar Indonesia. Perusahaan kemudian berupaya membawa kendaraan listrik ke segmen harga yang dinilai sesuai dengan karakteristik produk tersebut.

“Strategi kita memang kita melihat, menyesuaikan, kita melihat di Indonesia itu MPV medium yang menggunakan body yang sama itu ada di segmen harga mana. Kita berusaha masuk ke segmen itu. Di mana mungkin saat ini yang baru ada adalah MPV medium yang menggunakan baterai listrik sepenuhnya adalah BYD M6,” tuturnya.

Kehadiran Carens EV diharapkan dapat memperluas pilihan bagi konsumen yang mencari mobil keluarga bertenaga listrik. Namun, daya saingnya tidak hanya ditentukan oleh harga, melainkan juga spesifikasi, jarak tempuh, fitur keselamatan, layanan purnajual, dan ketersediaan infrastruktur pengisian daya.

Insentif Pemerintah Dukung Penetapan Harga

Kia menyebut dukungan kebijakan pemerintah menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam penetapan harga Carens EV.

Harry menjelaskan bahwa fasilitas berupa bea masuk 0 persen dan PPnBM 0 persen turut mendukung upaya perusahaan menawarkan harga yang menarik.

“Tentunya harga ini bisa didapatkan meskipun tadi saya bilang ini MPV medium karena adanya keringanan dari pemerintah, insentif kan, yang memberikan import duty-nya 0 persen dan PPnBM-nya juga 0 persen. Jadi makanya harganya pun kita coba setting di angka yang menarik,” jelasnya.

Meski demikian, penerapan insentif kendaraan listrik bergantung pada ketentuan pemerintah dan pemenuhan persyaratan yang berlaku. Status kendaraan, skema perakitan atau impor, serta kelayakan untuk memperoleh fasilitas perlu dipastikan sebelum kebijakan tersebut dikaitkan secara langsung dengan harga jual akhir.

Dengan harga yang masih dalam tahap penyesuaian, konsumen perlu menunggu pengumuman resmi Kia untuk mengetahui harga final, detail varian, dan spesifikasi lengkap Carens EV di Indonesia.