Jakarta — Masa kedaluwarsa sering menjadi acuan utama dalam memilih makanan, sebagai penanda apakah suatu produk masih layak dikonsumsi. Umumnya, setelah melewati tanggal tersebut, kualitas makanan akan menurun dan berpotensi membahayakan kesehatan.
Namun, tidak semua bahan makanan memiliki masa simpan terbatas. Beberapa jenis makanan justru dikenal mampu bertahan sangat lama, bahkan nyaris tidak kedaluwarsa jika disimpan dengan cara yang tepat.
Lalu, apa saja makanan yang bisa disimpan dalam jangka waktu panjang? Berikut daftarnya, dirangkum dari berbagai sumber:
1. Beras putih
Mengutip Time, beras putih dapat bertahan lama selama disimpan dalam kondisi kering dan tertutup rapat. Pastikan beras bebas dari hama dan disimpan dalam wadah kedap udara.
Setelah kemasan dibuka, sebaiknya dipindahkan ke wadah tertutup agar tetap segar. Berbeda dengan beras merah yang hanya bertahan sekitar enam bulan karena kandungan minyak alaminya membuatnya lebih mudah tengik.
2. Kacang kering
Kacang kering seperti kacang merah, kacang hitam, atau kacang lima memiliki masa simpan panjang. Selain lebih sehat karena tanpa tambahan garam seperti versi kalengan, bahan ini bisa bertahan hingga satu tahun jika disimpan di tempat sejuk dan kering.
3. Cuka putih
Cuka putih memiliki tingkat keasaman tinggi yang membuatnya stabil secara kimia. Selain awet, bahan ini tetap mempertahankan rasa dan fungsinya, baik untuk memasak maupun membersihkan.
4. Garam
Baik garam dapur maupun garam laut pada dasarnya tidak memiliki batas kedaluwarsa selama disimpan di tempat kering. Namun, garam beryodium umumnya bertahan sekitar lima tahun karena adanya tambahan zat tertentu.
5. Tepung jagung (maizena)
Tepung jagung atau maizena dapat bertahan lama jika disimpan dalam kondisi kering dan tertutup rapat. Bahan ini juga tidak mudah rusak dan sering digunakan sebagai pengental dalam berbagai masakan.
6. Madu
Madu dikenal sebagai salah satu makanan dengan masa simpan paling panjang berkat kandungan antibakteri dan antivirus alaminya.
Meski teksturnya bisa mengeras atau berubah warna, madu tetap aman dikonsumsi. Jika mengkristal, cukup rendam wadah dalam air hangat untuk mengembalikan teksturnya.
7. Biji chia
Biji chia tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga cukup awet. Jika disimpan dalam wadah tertutup di tempat sejuk atau di dalam kulkas, biji chia bisa bertahan hingga satu tahun tanpa kehilangan kualitasnya.
8. Kopi instan
Kopi instan dapat bertahan hingga dua tahun selama kemasannya belum dibuka. Selain praktis, bahan ini juga sering digunakan dalam berbagai olahan makanan dan minuman.
9. Gula
Gula, baik putih, cokelat, maupun bubuk, pada dasarnya tidak memiliki masa kedaluwarsa. Namun, gula bisa mengeras atau menggumpal jika tidak disimpan dengan baik. Gunakan wadah tertutup untuk mencegah paparan udara lembap atau hama.
10. Minuman beralkohol
Mengutip Healthline, minuman beralkohol tidak benar-benar kedaluwarsa hingga menyebabkan sakit. Namun, rasanya dapat berubah seiring waktu, terutama setelah dibuka. Beberapa jenis seperti bir bisa kehilangan karbonasi, sementara anggur dapat menjadi lebih asam.
Meski dikenal tahan lama, bahan-bahan tersebut tetap harus disimpan dengan benar. Kunci utamanya adalah menjaga kondisi tetap sejuk dan kering, menggunakan wadah tertutup rapat, serta menghindari paparan udara dan kelembapan.
Selain itu, perubahan warna, bau, atau tekstur tetap perlu diperhatikan sebagai tanda bahwa makanan sudah tidak layak dikonsumsi.
Memahami jenis makanan yang tahan lama dapat membantu mengurangi pemborosan sekaligus membuat pengelolaan dapur menjadi lebih efisien, terutama untuk bahan yang tidak digunakan setiap hari.

