Jakarta — Bunga lawang atau yang juga dikenal sebagai kembang pekak telah lama digunakan sebagai salah satu rempah dalam berbagai masakan di Indonesia. Selain memberikan aroma khas pada makanan, bunga lawang juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.
Rempah dengan nama ilmiah Illicium verum ini mengandung vitamin, mineral, serta senyawa fitokimia aktif yang bermanfaat untuk tubuh. Kandungan asam sikimat, anetol, flavonoid, dan polifenol pada bunga lawang diketahui memiliki sifat antijamur, antibakteri, hingga antiradikal bebas.
Mengutip Verywell Health, bunga lawang tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, tetapi juga digunakan untuk membantu mengatasi sejumlah gangguan kesehatan. Berikut delapan khasiat bunga lawang yang perlu diketahui:
1. Membantu mencegah virus
Bunga lawang diketahui memiliki kandungan asam sikimat yang berperan sebagai salah satu senyawa antivirus kuat. Senyawa ini juga digunakan sebagai bahan aktif utama dalam obat flu.
2. Memiliki sifat antijamur
Kandungan antijamur pada bunga lawang dapat membantu tubuh melawan jamur, termasuk candida albicans yang menjadi penyebab kandidiasis.
Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang dapat menyerang mulut, kulit, usus, hingga area kelamin.
3. Sumber antioksidan
Vitamin C dan minyak esensial linalool dalam bunga lawang berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
4. Membantu mengatasi insomnia
Bunga lawang juga dipercaya dapat membantu mengurangi gangguan tidur seperti insomnia. Kandungan penenang di dalamnya dinilai mampu membantu menenangkan saraf dan mengurangi rasa cemas.
5. Membantu meredakan flu dan batuk
Khasiat berikutnya adalah membantu meredakan gejala flu dan batuk. Kandungan asam shikimat pada bunga lawang dipercaya dapat membantu mempercepat pemulihan tubuh.
Selain itu, kombinasi asam shikimat dan antioksidan disebut dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
6. Memiliki sifat antibakteri
Senyawa antimikroba seperti trans-anetol dan linalool dalam bunga lawang diketahui mampu membantu melawan berbagai jenis bakteri, termasuk bakteri yang sudah kebal terhadap obat tertentu.
Selain itu, senyawa tersebut juga disebut dapat membantu mengatasi parasit dalam tubuh.
7. Membantu mengatasi masalah pencernaan
Dalam pengobatan tradisional, bunga lawang sering digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti perut kembung, kram perut, hingga penumpukan gas di saluran pencernaan.
8. Membantu mencegah penyakit jantung
Kandungan antioksidan pada bunga lawang dinilai dapat membantu menangkal radikal bebas yang berisiko meningkatkan penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lainnya.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi bunga lawang tetap perlu diperhatikan, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil. Dalam beberapa kasus, konsumsi bunga lawang dapat memicu efek samping seperti kejang hingga toksisitas hati.
Karena itu, penggunaan bunga lawang sebaiknya dilakukan dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan.

