PADANG – Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan tekadnya untuk menjaga keangkeran Stadion Haji Agus Salim saat menghadapi Persebaya Surabaya.

Mantan pelatih PSIS Semarang dan Malut United itu meminta para pemain tampil spartan demi meraih kemenangan, meski Semen Padang telah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Pertandingan Semen Padang kontra Persebaya dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5) pukul 15.30 WIB atau 16.30 WITA.

Menariknya, Persebaya belum pernah meraih kemenangan di markas Semen Padang sejak 2015.

Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya hanya mencatat satu kemenangan dan itu diraih saat bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 19 September 2025.

Imran Nahumarury kini fokus menjaga mentalitas para pemain agar tetap tampil maksimal di lapangan.

“Saya lihat pemain sangat bersemangat,” ujar Imran Nahumarury, dikutip dari laman I.League.

Namun, pelatih yang juga mantan pemain Timnas Indonesia era 90-an itu tengah dipusingkan dengan kondisi sejumlah pemain pilar yang kemungkinan absen dalam laga tersebut.

Imran Nahumarury berpotensi tidak bisa memainkan Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, dan Angelo Meneses karena kondisi fisik yang belum fit.

Selain itu, Jaime Giraldo juga dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.

“Yang pasti, saya akan melakukan banyak perubahan. Saya ingin mencoba pemain-pemain yang menit bermainnya kurang musim ini,” kata Imran Nahumarury.

Ia mengakui laga menghadapi Persebaya akan berjalan berat, termasuk pertandingan terakhir melawan Persija pada Sabtu (23/5) mendatang.

“Saya sudah menyiapkan semuanya. Kalau di dua laga terakhir bisa mendapat enam poin, kenapa tidak. Namun, kami juga harus realistis,” tuturnya.

Semen Padang dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan setelah berada di peringkat ke-17 klasemen dengan 20 poin. Sementara itu, Persebaya Surabaya menempati posisi kelima dengan koleksi 52 poin.