JAMBI – Sikap cepat, sigap, dan tanggap serta penuh ikhlas kembali ditunjukkan Kepala Kepolisian Resor Kota Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H. saat langsung turun tangan menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan bundaran museum perjuangan arah SMAN 1 Kota Jambi, pada Senin (11/05/2026).
Demi mempercepat penanganan medis, orang nomor satu di Polresta Jambi itu bahkan langsung menggunakan mobil dinasnya untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat.
Kronologi Insiden
Bermula saat Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H. baru selesai memimpin kegiatan sosialisasi terkait Situasi Kamtibmas dan pencegahan kenakalan remaja di SMA Negeri 1 Kota Jambi. Saat melintas di ruas jalan utama tak jauh dari lokasi kegiatan, Kapolresta serta rombongan melihat adanya insiden tabrakan antar dua unit sepeda motor yang terjadi mendadak.
Tampak olehnya seorang pengendara tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi terkulai dan terluka, sementara sejumlah warga mulai berkumpul namun belum berani melakukan penanganan lebih lanjut.
Tenang, Sigap, Percepat Evakuasi
Tanpa pikir panjang atau menunggu petugas lain datang, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar langsung menghentikan kendaraannya, turun dan mendekati korban. Dengan tenang dan sigap, beliau memeriksa kondisi korban, memastikan tidak ada cidera berbahaya yang memerlukan penanganan khusus di tempat, dan langsung memutuskan untuk membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi menggunakan mobil dinas yang ditumpanginya saat itu juga.
“Saat melihat kejadian, yang ada di pikiran saya hanya satu: keselamatan nyawa masyarakat adalah prioritas utama. Tidak ada waktu menunggu, karena setiap menit sangat berharga bagi korban. Saya putuskan langsung bawa pakai mobil dinas supaya lebih cepat sampai dan segera mendapat pertolongan medis ,”ujar Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar.
Dalam perjalanan mengantar korban, dia juga segera memerintahkan anggota yang ikut serta untuk menghubungi Unit Laka Lantas Polresta Jambi agar segera ke lokasi, melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas agar tidak macet dan mencegah kecelakaan susulan, sekaligus mengamankan kendaraan serta barang bukti kejadian tersebut. Seluruh penanganan berjalan tertib dan cepat lokasi sudah kembali aman dan lancar.
Diketahui, sikap tanggap dan humanis ini bukanlah kali pertama dilakukan Kapolresta Jambi. Sebelumnya pada Februari 2025 lalu, saat memimpin patroli dini hari, beliau juga pernah melakukan hal serupa, langsung mengangkat dan membawa korban kecelakaan seorang warga lanjut usia ke Rumah Sakit terdekat menggunakan mobil patroli, saat menemukan korban tergeletak berdarah di tengah jalan akibat tertabrak kendaraan lain.
Makna Seragam Kepolisian
“Bagi kami, seragam ini bukan hanya tanda jabatan, tapi tanggung jawab melindungi dan menolong siapa saja yang membutuhkan, kapan saja dan di mana saja dengan mengutamakan keselamatan masyarakat ,” jelas Kapolresta.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapan dan kepedulian setiap elemen, khususnya aparat, dalam merespons musibah lalu lintas. Ketenangan, sigap, dan tanggap menjadi kunci utama untuk menyelamatkan nyawa dan meminimalisir dampak terburuk dari setiap insiden di jalan raya.
Diketahui, sikap tanggap dan humanis ini bukanlah kali pertama dilakukan Kapolresta Jambi. Sebelumnya pada Februari 2025 lalu, saat memimpin patroli dini hari, Kapolresta Jambi tersebut juga pernah melakukan hal serupa, langsung mengangkat dan membawa korban kecelakaan seorang warga lanjut usia ke Rumah Sakit terdekat menggunakan mobil patroli, saat menemukan korban tergeletak berdarah di tengah jalan akibat tertabrak kendaraan lain.
Apresiasi Masyarakat
Warga yang berada di lokasi kejadian juga mengaku kagum dan berterima kasih.”Saya kira hanya mendengar berita, tapi hari ini melihat langsung Pak Kapolresta sendiri yang turun angkat korban dan bawa ke Rumah Sakit. Ini bukti nyata polisi dekat dan peduli sama kami,”ungkap salah satu warga yang menyaksikan kejadian. (Garuda Sirait)

