JAKARTA – Membagi perhatian kepada anak secara adil merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi orang tua, terutama bagi mereka yang memiliki lebih dari satu anak.
Tanpa disadari, orang tua terkadang memberikan perhatian lebih kepada salah satu anak. Kondisi ini dapat memicu rasa cemburu, merasa diabaikan, hingga memengaruhi perkembangan emosional anak.
Padahal, perhatian yang diberikan secara adil membuat anak merasa dihargai, dicintai, dan memiliki tempat yang sama dalam keluarga. Berikut lima cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membagi perhatian kepada anak secara lebih seimbang.
1. Libatkan Semua Anak dalam Kegiatan Keluarga
Mengajak setiap anak ikut dalam berbagai aktivitas keluarga menjadi langkah sederhana untuk menunjukkan bahwa mereka sama-sama penting.
Kegiatan seperti menonton film bersama, makan di luar, bermain, atau berlibur dapat mempererat hubungan antara orang tua dan anak sekaligus membangun kebersamaan di dalam keluarga.
Dengan dilibatkan dalam aktivitas tersebut, anak akan merasa dihargai dan memiliki ikatan yang lebih kuat dengan keluarganya.
2. Luangkan Waktu Berdua dengan Setiap Anak
Selain kegiatan bersama, orang tua juga perlu menyediakan waktu khusus untuk masing-masing anak.
Manfaatkan momen tersebut untuk melakukan aktivitas yang disukai anak, seperti bermain gim, berolahraga, membaca buku, atau sekadar mengobrol santai.
Waktu berkualitas seperti ini dapat mempererat hubungan emosional, membangun rasa percaya, serta membuat anak merasa diperhatikan secara personal.
3. Tunjukkan Kasih Sayang Secara Konsisten
Memberikan kasih sayang merupakan bentuk perhatian yang paling sederhana, tetapi memiliki dampak besar bagi perkembangan emosional anak.
Kasih sayang dapat ditunjukkan melalui pelukan, sentuhan, pujian, maupun ungkapan verbal seperti mengatakan “Ayah dan Ibu sayang kamu.”
Perhatian yang konsisten akan membuat anak merasa aman, dicintai, dan lebih percaya diri dalam menjalani proses tumbuh kembangnya.
4. Hindari Sikap Pilih Kasih
Setiap orang tua mungkin memiliki kedekatan yang berbeda dengan masing-masing anak. Namun, perasaan tersebut sebaiknya tidak ditunjukkan secara terang-terangan.
Sikap pilih kasih dapat memicu kecemburuan antarsaudara dan membuat hubungan anak dengan orang tua menjadi kurang harmonis.
Karena itu, usahakan memberikan kesempatan, apresiasi, dan perhatian yang seimbang kepada setiap anak.
5. Jadilah Pendengar yang Baik
Anak tidak hanya membutuhkan arahan, tetapi juga ingin didengarkan.
Luangkan waktu untuk mendengarkan cerita, pendapat, maupun perasaan mereka tanpa langsung menghakimi atau menyela.
Ketika anak merasa didengarkan, mereka akan lebih nyaman mengungkapkan pikiran, memiliki kepercayaan kepada orang tua, serta merasa dihargai sebagai bagian penting dalam keluarga.
Mengapa Perhatian yang Adil Penting?
Perhatian yang diberikan secara adil berperan besar dalam menjaga kesehatan emosional anak.
Sebaliknya, jika anak merasa diabaikan atau diperlakukan berbeda, mereka berisiko mengalami rasa cemburu, rendah diri, hingga hubungan yang kurang harmonis dengan saudara maupun orang tua.
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana secara konsisten, orang tua dapat menciptakan lingkungan keluarga yang lebih hangat, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang setiap anak.

