Jakarta – Sedikitnya 25 orang tewas dan sekitar 100 lainnya mengalami luka-luka dalam kerusuhan yang terjadi di sebuah penjara di Kota Negombo, Sri Lanka, pada Senin (6/7).
Kerusuhan dilaporkan bermula pada Minggu (5/7) ketika terjadi bentrokan antara dua kelompok narapidana yang telah menjalani hukuman di penjara tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti bentrokan masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan aparat keamanan setempat.
Polisi Lakukan Pendataan Korban
Pihak kepolisian Sri Lanka saat ini masih melakukan pendataan terhadap korban tewas maupun korban luka akibat insiden tersebut.
Selain itu, petugas keamanan juga tengah membersihkan area penjara dan mengamankan lokasi untuk mendukung proses penyelidikan.
Belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun dugaan pemicu bentrokan yang menyebabkan puluhan korban jiwa tersebut.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Otoritas Sri Lanka belum mengungkap apakah bentrokan dipicu oleh perselisihan antarkelompok narapidana, perebutan wilayah, atau faktor lainnya.
Pihak berwenang juga belum merilis identitas para korban maupun kondisi terkini narapidana yang mengalami luka-luka.
Proses investigasi masih berlangsung untuk memastikan penyebab kerusuhan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

