JAKARTA – Ratusan penerbangan di Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda, terpaksa dibatalkan pada Rabu (7/1) akibat badai salju yang melanda kawasan tersebut. Kondisi cuaca ekstrem ini terjadi di tengah perkiraan gelombang dingin yang kian memburuk dan menyebabkan gangguan perjalanan di sejumlah negara Eropa.
Maskapai nasional Belanda, KLM, mengonfirmasi pembatalan sekitar 600 penerbangan dari dan menuju Bandara Schiphol. Langkah tersebut diambil untuk menghindari pembatalan mendadak yang berpotensi membuat penumpang terlantar di salah satu bandara tersibuk di Eropa itu.
Sebelumnya, KLM juga telah membatalkan sekitar 400 penerbangan pada Selasa (6/1). Maskapai tersebut mengimbau para penumpang yang terdampak pembatalan agar tidak datang ke bandara guna menghindari kepadatan dan kekacauan di area terminal.
“Kami belum mengalami kondisi cuaca ekstrem seperti ini selama bertahun-tahun,” ujar juru bicara KLM, Anoesjka Aspeslagh, seperti dikutip dari Reuters.
Otoritas setempat juga mengeluarkan imbauan kepada warga Belanda agar tetap berada di rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak. Pasalnya, badai salju lanjutan diperkirakan kembali melanda pada malam hari.
Sejumlah penumpang dilaporkan terdampar di Bandara Schiphol akibat pembatalan penerbangan. Salah satunya, Simiao Sun, mengaku khawatir harus merayakan ulang tahunnya yang ke-40 di tengah perjalanan. Ia diberitahu bahwa penerbangan pengganti menuju Inggris, tempat tinggalnya, baru tersedia tiga hari kemudian.
“Anak saya akan absen sekolah dan kami berdua akan kehilangan hari kerja. Saya mengantre di sini berharap bisa mendapatkan penerbangan yang lebih cepat,” ujar Sun.
Pihak KLM menyatakan telah menawarkan penerbangan alternatif dan berupaya membantu penumpang terdampak, namun mengakui kewalahan akibat tingginya jumlah permintaan.
Gangguan transportasi tidak hanya terjadi pada penerbangan. Seluruh layanan kereta domestik di Belanda sempat dihentikan pada Selasa pagi setelah gangguan sistem teknologi informasi melanda jaringan perkeretaapian nasional. Layanan kereta mulai beroperasi kembali di beberapa wilayah setelah pukul 09.00 waktu setempat, meski gangguan masih terjadi di sekitar Amsterdam.
Layanan kereta cepat Eurostar dari Amsterdam menuju Paris juga dilaporkan dibatalkan atau mengalami keterlambatan.
Dampak badai musim dingin ini turut dirasakan di negara lain. Menteri Transportasi Prancis, Philippe Tabarot, menyebut maskapai penerbangan membatalkan sedikitnya 40 persen penerbangan di Bandara Charles de Gaulle, Paris, serta sekitar seperempat penerbangan di Bandara Orly.
Cuaca ekstrem juga melanda Jerman, dengan suhu di wilayah selatan dan timur turun hingga di bawah minus 10 derajat Celsius. Sementara di Inggris, suhu malam hari hingga Selasa tercatat mencapai minus 12,5 derajat Celsius di Marham, Norfolk, menjadikannya malam terdingin pada musim dingin tahun ini.
Salju lebat dan hujan juga menyebabkan gangguan serius di kawasan Balkan Barat, termasuk penutupan jalan, pemadaman listrik, serta banjir sungai. Di Sarajevo, seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia pada Senin setelah tertimpa pohon yang roboh akibat beratnya salju basah.

