JAKARTA – Gelandang Timnas Kanada, Ismael Kone, mengalami patah kaki saat Kanada meraih kemenangan telak 6-0 atas Qatar pada laga Grup B Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Jumat (18/6/2026).
Kemenangan besar tersebut harus dibayar mahal setelah Kone mengalami cedera serius akibat terjangan pemain Qatar, Assim Madibo.
Pemain berusia 24 tahun itu memilih tetap tegar menghadapi situasi yang dialaminya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kone mengaku menyerahkan semuanya kepada rencana Allah.
Menurut pemain yang saat ini membela Sassuolo tersebut, cobaan yang diterimanya menjadi bagian dari ujian keimanan dan pembentukan karakter dalam hidupnya.
“Allah tidak pernah mengecewakanku. Sepanjang hidupku, tidak pernah sekalipun. Jadi mengapa meragukan-Nya sekarang?” tulis Kone.
Kone meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi telah berada dalam rencana Tuhan.
“Dia maha tahu dan melihat segala sesuatu bahkan sebelum itu terjadi. Dia memiliki rencana dan visi untuk kita semua. Perjuangan ini adalah ujian bagi imanku kepada-Nya dan bagi karakterku.”
Ia juga percaya bahwa setiap ujian yang diberikan tidak akan pernah melampaui kemampuan manusia untuk menghadapinya.
“Dan jujur saja, aku siap menghadapinya karena Allah tidak akan pernah memberikan ujian yang tidak dapat kamu atasi, dan diuji adalah hadiah terbaik dari Tuhan.”
Meski harus menerima kenyataan mengalami patah kaki, Kone tetap bersyukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan kepadanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan atas kondisi yang dialaminya.
Cedera yang menimpa Kone menjadi salah satu momen yang menyisakan duka di tengah kemenangan besar Kanada atas Qatar pada ajang Piala Dunia 2026.

