JAKARTA – Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Timnas Tunisia, Sabri Lamouchi, pada Senin (15/6) malam WIB.

Keputusan tersebut diambil tak lama setelah Tunisia menelan kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Guadalupa, Meksiko.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram FTF, federasi mengonfirmasi bahwa masa tugas Lamouchi sebagai pelatih Timnas Tunisia telah berakhir.

“Kesepakatan resmi telah dicapai untuk memberhentikan pelatih Sabri Lamouchi,” tulis FTF melalui akun Instagram resminya.

Lamouchi, yang baru ditunjuk sebagai pelatih pada Januari lalu, memang berada dalam tekanan sebelum bergulirnya Piala Dunia 2026. Situasi tersebut dipicu hasil buruk yang diraih Tunisia setelah kalah 0-5 dari Belgia dalam laga uji coba.

Untuk menjaga peluang tim di sisa turnamen, FTF bergerak cepat mencari pengganti. Posisi pelatih kepala yang ditinggalkan Lamouchi rencananya akan diisi oleh mantan pelatih Tunisia.

Dikutip dari Sky Sports, FTF mengonfirmasi proses penunjukan Mondher Kebaier sebagai pelatih interim Timnas Tunisia selama ajang Piala Dunia 2026 sedang berlangsung.

Kekalahan besar dari Swedia, ditambah konflik internal yang sempat mencuat di dalam kamp latihan Timnas Tunisia, menjadi faktor yang membuat posisi Lamouchi tidak dapat dipertahankan.

Kini, Mondher Kebaier menghadapi tugas berat untuk mengangkat kembali mental para pemain Tunisia. Mereka dijadwalkan menghadapi Jepang pada pertandingan kedua yang berlangsung Sabtu (20/6), sebelum menantang Belanda pada laga berikutnya.